MerahPutih.com - Mendidik anak untuk dapat disiplin terhadap janji rupanya bisa diajarkan sejak dini. Namun, hal ini mesti sukses dulu dicontohkan orang tua dan kemudian anak akan meniru perilaku orang tuanya.
Psikolog Anak Astrid Wen mengatakan kalau anak sudah dapat memahami perilaku orang tuanya sejak dini. Termasuk orang tua yang menjanjikan sesuatu.
Astrid mengatakan ketika anak memasuki usia 1,5 tahun sampai 2 tahun yang mana pada umumnya sudah dapat mengetahui interaksi komunikasi dan bahasa bisa diajarkan hal-hal tentang menepati janji.
”Dari kecil, dari umur 1,5 tahun juga oke dari mereka sudah bisa paham bahasa kita,” katanya.
Baca juga:
Ia menyebutkan contohnya, misalnya ibu yang bicara ke anak kecilnya akan pulang kerja pukul 10. Maka lebih baik kata dia, si ibu pulang di jam yang dijanjikannya.
”Mama pulang ya malam ini,” ya kita pulang gitu. Jam berapa? Jam 10 mama pulang. Walaupun anak belum bisa baca jam, belum paham,” katanya.
Baca juga:
Astrid mengingatkan bahwa kepercayaan atau trust itu dibangun sejak dini. Ia menjelaskan bahwa sebetulnya fase pertama terbangun kepercayaan antara ibu dan bayi itu sudah dimulai saat menyusui. Dan situasi kepercayaan ini akan terus berkembang seiring perjalanan sang anak.
”Jadi waktu bayi minta susu, dia menangis kita datang. Kemudian anak ini besar mulai paham bahasa 1-2 tahunan dia mulai,” katanya.
Baca juga:
Astrid mengatakan membangun hubungan trust memang tidak mudah, ada beberapa fase yang memang harus tepat menerapkan praktik menempati janji yang baik dan benar ini.
”Kemudian usai tantrum usia playgroup itu, tantrum yang kayak ”aku minta dibeli ini”, nah nanti. Nanti itu gak bisa. Nah makanya harus sedini mungkin dari mereka bisa berbahasa,” katanya. (tka)