PSI Sebut Belum Final Dukung Prabowo Subianto

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 08 Agustus 2023
PSI Sebut Belum Final Dukung Prabowo Subianto

Pertemuan Prabowo Subianto dengan PSI. (Foto: Instagram @psi_id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyatakan mundur setelah partai besutan Giring Ganesha tersebut menggelar pertemuan dengan bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Juru Bicara PSI Sigit Widodo mengatakan partainya belum secara final menentukan sikap politik mendukung salah satu bacapres yang akan berkontestasi di 2024. Sebab, PSI mengaku masih menunggu arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga:

Tak Terima Partainya Main Mata dengan Prabowo, Kader PSI Ramai-Ramai Mengundurkan Diri

“Kedatangan Pak Prabowo ke PSI tanggal 2 Agustus 2023 lalu hanya silaturahmi biasa. Sama seperti Mbak Puan Maharani bertemu Pak Prabowo beberapa waktu silam,” kata Sigit kepada wartawan, Selasa (8/8).

Sigit menilai wajar pertemuan PSI dan Gerinda, karena kedua partai politik merupakan parpol pendukung pemerintahan Jokowi. Dia memastikan pada pertemuan tersebut juga tidak membahas soal pencapresan.

Lebih lanjut Sigit menjelaskan partainya memiliki mekanisme internal melalui Rembuk Rakyat sebelum memberikan dukungan politik kepada salah satu bacapres.

“Pada Oktober 2022, Rembuk Rakyat mengamanatkan PSI untuk mengusung pasangan Mas Ganjar Pranowo dan Mbak Yenny Wahid sebagai Capres dan Cawapres di Pemilu 2024,” ungkapnya.

Baca Juga:

Soal Guntur Romli, Elite PSI Seret Nama Jokowi

Sigit mengaku partainya telah melakukan kerja-kerja politik untuk memperkenalkan Ganjar Pranowo dan Yenny Wahid kepada masyarakat sebagai pasangan capres-cawapres hasil Rembuk Rakyat.

“Namun dengan suara PSI yang hanya 1,89 persen di Pemilu 2019 kami tentu tidak bisa langsung mengusung capres dan cawapres, sehingga semuanya akan sangat tergantung pada koalisi-koalisi partai yang akan terbentuk,” tuturnya.

Oleh karena itu, Sigit menyatakan bahwa sejauh ini PSI tengah menunggu arahan Jokowi dan akan meminta masukan dari pengurus DPW dan DPD seluruh Indonesia untuk menenrukan sikap politik.

Rencananya, kata dia, PSI akan menyerap aspirasi seluruh kader terkait langkah politik partai pada Kopdarnas yang digelar 22 Agustus mendatang.

“Sekali lagi, PSI belum mengambil keputusan final ke Capres mana kami akan berlabuh. Seperti arahan Pak Jokowi, kami tidak akan kesusu dan grusa-grusu,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Guntur Romli Keluar dari PSI

#PSI #Prabowo Subianto #Pilpres #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Hambalang. Hal itu membahas rumah layak huni bagi masyarakat.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Bagikan