Pemilu 2019

PSI Bikin Kejutan di Kampung Jokowi, Petugas Satpam Lolos Jadi Anggota DPRD Solo

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 03 Mei 2019
 PSI Bikin Kejutan di Kampung Jokowi, Petugas Satpam Lolos Jadi Anggota DPRD Solo

Kader PSI Antonius Yogo Prabowo yang lolos jadi anggota DPRD Solo pada Pemilu 2019 (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kejutan datang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo. Muncul sebagai pendatang baru Pemilu 2019, PSI mampu mendapatkan satu kursi di DPRD Solo atas nama Antonius Yogo Prabowo. Ia maju di Dapil Kecamatan Jebres dan mampu meraup sekitar 3.000 suara atau 4 persen.

Rekapitulasi perolehan suara Pemilu legislatif (Pileg) 2019 di Solo, Jawa Tengah mendekati babak akhir. Sejumlah calon legislatif (caleg) mulai berguguran dan ada yang melanggang di kursi legislatif periode 2019-2024. PSI berhasil meloloskan salah satu calegnya di tengah persaingan dengan partai besar lainnya.

Partai baru lainnya seperti Partai Berkarya dan Perindo tak mendapatkan kursi. Bahkan, Partai Demokrat, PPP, Hanura, dan Nasdem yang sebelumnya punya wakil di DPRD Solo harus merelakan kursinya ke PDIP yang mendapatkan 30 kursi dari sebumnya 24 kursi. Total ada 45 kursi di DPRD Solo.

"Kalau ini dikatakan sebagai kejutan biar masyarakat yang menilai," ujar Yoga, sapaan akrab Antonius Yogo Prabowo (41) warga Jalan Agung Selatan No.6, Kelurahan Mojosongo, Kecanatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/5).

Antonius Yogo Prabowo kader PSI di warung miliknya
Antonius Yogo Prabowo (41) caleg PSI Solo, Jawa Tengah yang bekerja sebagai satpam lolos di DPRD Solo, Jumaat (3/5). (MP/Ismail)

Yoga ini hanyalah orang biasa. Dia sebelumnya bukanlah politisi, pengusaha, ataupun aktivis. Ia hanyalah sebagai petugas satpam di RS Panti Waluyo, Solo selama 10 tahuh.

"Saya juga pernah menjadi satpam di sebuah pabrik di Merak, Banten selama tiga tahun," kata lulusan SMKN 7 Surakarta ini.

Di tempat kerja terakhir di RS Panti Waluyo, pernah juga menjadi petugas cleaning service dan bagian umum RS Panti Waluyo membawahi ratusan karyawan. Kemudian memutuskan keluar dari pekerjaan itu karena sibuk berkampanye.

Bapak satu anak ini pun tinggal di rumah sederhana bersama istrimya serta ayah ibunya. Di bagian rumahnya disulap menjadi warung wedangan mirip angkringan untuk kawan-kawan pendukungnya.

"Ini warung bukan untuk jualan ya. Ini gratis bagi warga yang mau mampir di rumah saya. Ada juga tingkah relawan yang datang ke rumah bawa gula dan kopi sendiri lalu diminum disini karena tahu calegnya tidak punya uang," papar dia.

Yoga Prabowo bercerita hanya bermodal Rp5 juta untuk menjadi caleg. Uang itu hasil gadai motor trail dan ditambah uang tabungan. Dengan modal minim tak mungkin memberi uang pada warga.

"Beruntung saya punya taman militan mau menolong memasang APK (alat peraga kampanye) tanpa dibayar. Total menghabiskan Rp12 juta untuk biaya kampanye," kata dia.

Selama kampanye, lanjut dia, mendekati kelompok pemuda yang hobi main gim, pecinta alam, dan olahraga. Itu ternyata efektif dan tidak pernah dilakukan caleg lainnya.

"PSI memang punya satu kursi di DPRD Solo. Jangan harap saya bisa disetir. Setidaknya nanti saya bisa membuat anggota dewan lainnya bekerja keras tidak asal terima gaji buta," tandas Yoga.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

#Pemilu 2019 #PSI #Anggota DPRD #Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
ASN Solo Mulai WFA, Walkot Respati Sebut Hemat Anggaran Operasional Kantor 29 Persen
WFA ini dilakukan hanya pada Rabu selama Januari. Nantinya, akan dilakukan evaluasi untuk melihat kekurangan dan dilakukan pembenahan.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
ASN Solo Mulai WFA, Walkot Respati Sebut Hemat Anggaran Operasional Kantor 29 Persen
Indonesia
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Fraksi PSI DPRD DKI menyoroti rencana pembongkaran tiang monorel Rasuna Said yang menelan anggaran Rp 100 miliar dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Indonesia
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Kaesang mengatakan target nasional masih menunggu hasil rakorwil dari provinsi lain.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Indonesia
Selama Libur Nataru, Bandara Adi Soemarmo Layani 60.782 Penumpang
Selama periode tersebut, Bandara Adi Soemarmo telah melayani extra flight sebanyak 31 penerbangan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Selama Libur Nataru, Bandara Adi Soemarmo Layani 60.782 Penumpang
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Rakorwil ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal partai, khususnya dalam menyambut tahapan verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Indonesia
Pemkot Solo Hentikan Permanen Operasional BST Koridor 6, tak Dapat Anggaran Pusat
Penghentian operasional dua koridor transportasi publik itu sudah dipublikasikan kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Pemkot Solo Hentikan Permanen Operasional BST Koridor 6, tak Dapat Anggaran Pusat
Indonesia
Kasus Kriminalitas di Surakarta Naik 20,94 Persen Sepanjang 2025
Dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Surakarta sepanjang 2025 menunjukkan tren yang cukup fluktuatif.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Kasus Kriminalitas di Surakarta Naik 20,94 Persen Sepanjang 2025
Bagikan