PSI Bantah Klaim Keberhasilan Program Rumah Layak Huni Anies

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 19 Agustus 2022
PSI Bantah Klaim Keberhasilan Program Rumah Layak Huni Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Rusunawa Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (18/8/2022). ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengkritik pernyataan Gubernur Anies Baswedan yang menyebut bahwa program hunian layak bukan hanya DP 0 Rupiah, tapi banyak lagi lainnya.

"Pak Anies lupa bahwa rumah DP 0 rupiah itu merupakan janji kampanyenya dari dulu dan itu ya digaung-gaungkannya. Alhasil, sampai saat ini belum ada realisasinya, bahkan masih di bawah 2 persen dari 300.000 unit rumah yang ditargetkan," ucap Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan, Jumat (19/8).

Ia juga melihat, di masa akhir jabatannya, Anies seolah memamerkan hasil kerja yang sesuai dengan janji kampanyenya. Padahal, yang dipamerkan tidak sesuai dengan apa yang diwacanakan saat kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 lalu.

Baca Juga:

Anies Sebut Bangun 33 Tower Rusunawa Merupakan Janji Politiknya

Gubernur Anies juga mengklaim, pada 2018-2022 membangun 33 tower rusunawa yang menghasilkan 7.419 unit. Dan baru akan meresmikan 3.060 unit program DP 0 Rupiah September 2022 nanti.

"Dari angkanya saja, jauh sekali dari target yang ingin dicapai, belum lagi syarat untuk mendapatkan rumah DP 0 Rupiah sulit dicapai warga jakarta karena syarat nilai batas atas penghasilan yang begitu tinggi," tegasnya.

August juga mengomentari tentang minimnya fasilitas umum di rusunawa yang telah berdiri. Hal itu didapatkannya saat melakukan sidak di Rusunawa Penggilingan, Jakarta Timur beberapa waktu silam.

"Sudah berkali-kali kami ingatkan untuk melengkapi fasilitas umum di rusunawa. Supaya penghuni mudah mengakses perolehan air bersih, rumah/ruang ibadah yang layak bagi semua agama dan kepercayaan, pemberian kesempatan yang sama bagi semua warga DKI khususnya yang berpenghasilan rendah, juga fasilitas bagi difabel," tegasnya.

Baca Juga:

Anies Beri Jawaban soal Maju di Pilpres 2024

Beberapa waktu lalu, Gubernur Anies Baswedan menegaskan bahwa banyak program hunian layak yang dibangun Pemerintah DKI, bukan hanya Rumah DP 0 Rupiah. Ada program penataan kampung, kampung susun yang dibangun di Kampung Bayam, Kunir, Eks Bukit Duri, dan Akuarium.

"Jadi ada program DP 0, ada penataan kampung, ada program kampung susun, dan rusunawa," paparnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun menyayangkan pihak yang memandang kecil program hunian layak yang dibuat Pemerintah Jakarta.

"Nah karena selama ini banyak pembicaraan di luar soal DP 0 seakan akan program di DKI itu hanya DP 0 padahal programnya ada banyak," kata Anies. (Asp)

Baca Juga:

Anies Sebut Persatuan akan Hadir Bila Ada Keadilan dan Kesetaraan

#PSI #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep resmi maju Pileg DPR RI 2029 dari Dapil V Jateng. Fokus utama Kaesang adalah menggarap suara dari Kota Solo, basis keluarga Jokowi.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Indonesia
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Ada dugaan pemakaian pelat nomor palsu oleh kendaraan Alphard yang berada di tengah-tengah insiden ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, August PSI Minta Disdik DKI Perketat Keamanan Sekolah
Meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk meningkatkan kewaspadaannya di seluruh instansi pendidikan dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak keamanan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, August PSI Minta Disdik DKI Perketat Keamanan Sekolah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Mantan Wali Kota Solo ini meminta agar penghargaan ini tidak ditarik ke ranah politik. Karena jika ditarik ke ranah politik, itu bisa disalahartikan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Bagikan