Headline

Protes Kebijakan Trump, Salat Jumat di Tepi Barat Diwarnai Bentrokan

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 16 Desember 2017
Protes Kebijakan Trump, Salat Jumat di Tepi Barat Diwarnai Bentrokan

Petugas keamanan Israel yang menyamar menahan pengunjuk rasa Palestina di kota Ramallah, Tepi Barat, Rabu (13/12). ANTARA FOTO/REUTERS/Goran Tomasevic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Puluhan warga Palestina di Tepi Barat melakukan protes terhadap kebijakan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pada Jumat (15/12) warga Palestina terlibat bentrokan dengan pasukan Israel.

Banyak orang Palestina menunaikan salat Jumat di pos pemeriksaan Israel Qalandia, bagian utara Tepi Barat antara Ramallah dan Yerusalem.

Setelah mereka salat, tentara Israel melemparkan gas air mata dan melepaskan tembakan ke arah orang yang baru beribadah dalam upaya membubarkan kerumunan warga.

Bentrokan serupa juga dilaporkan di beberapa tempat termasuk di Ramallah, Al-Khalil (Hebron), Qalqilia dan Bethlehem, kata beberapa sumber lokal.

Di Jalur Gaza, ratusan orang berpawai setelah salat Jumat di Jalan Raya Salah Ad-Dein, yang membentang dari perbatasan utara Jalur Gaza ke arah perbatasan selatan dengan Mesir.

Para pemimpin Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) di Jalur Gaza menyeru para pemrotesnya untuk bergerak ke arah daerah perbatasan dengan Israel dan berhadapan dengan tentara Israel.

Pemimpin senior HAMAS Mahmoud Zahar sebagaimana dilansir Antara dari Xinhua mengatakan di satu masjid di Jalur Gaza,

"Tangan kita terulur buat perujukan tapi tanpa membuat kompromi apa pun pada kepentingan kita atau agama kita." "Proyek utama kita ialah pembebasan seluruh Palestina, perjuangan kita berlangsung terus sampai pembebasan Palestina dan ini adalah janji Tuhan," katanya.

Ketegangan meningkat di Jalur Gaza dan Tepi Barat antara Israel dan Palestina sejak Presiden Donald Trump pekan lalu mengumumkan Yerusalem adalah Ibu Kota Israel.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan HAMAS pada Jumat lalu menyerukan hari kemarahan di seluruh Palestina untuk memboikot keputusan Trump mengenai Jerusalem dan instruksinya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS ke sana.

Enam orang Palestina tewas dan lebih dari 2.000 orang cedera dalam gelombang ketegangan yang mendominasi wilayah Palestina setelah pengumuman Donald Trump.(*)

#Yerusalem #Konflik Palestina #Israel #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Dunia
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Iran bongkar dugaan plot rahasia Netanyahu yang rekayasa pembajakan pesawat flydubai FZ1073. Netanyahu dituduh mau fitnah Iran dan seret Donald Trump ke perang!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Bagikan