Program PLB Berdampak Positif Bagi Ekonomi Indonesia

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 19 Oktober 2016
Program PLB Berdampak Positif Bagi Ekonomi Indonesia

Sri Mulyani saat acara Jakarta International Logistics Summit and Expo (JILSE) di JIExpo, Jakarta, Rabu (19/10). (Foto: beacukai.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengatakan program Pusat Logistik Berikat (PLB) telah menimbulkan dampak yang positif bagi perekonomian Indonesia.

Salah satu paket kebijakan ekonomi jilid II ini menurut Heru telah menurunkan biaya logistik yang tidak efisien. Pasalnya, waktu penimbunan bahan baku menjadi lebih singkat dibandingkan sebelum adanya program PLB.

"Menjadi capaian penting di bidang efisiensi logistik bahwa waktu untuk barang yang ditujukan adalah dua setengah hari. Kedepan kita harapkan akan menjadi di bawah satu hari," ucap Heru di acara Jakarta International Logistics Summit and Expo (JILSE) di JIExpo, Jakarta, Rabu (19/10).

Dampak lainnya, PLB juga dianggap memiliki peran dalam memberikan pasokan industri nasional secara keseluruhan. Hal ini lantaran pihak distributor sudah mau menimbun barangnya di Indonesia.

"Kami sampaikan salah satu contoh adalah saat ini ada 76 milliter bahan kimia yang sudah dipindahkan ke salah satu PLB di Merak. Selain bahan kimia cair yang sudah dipindahkan, saat ini juga ada empat suplier terbesar yang siap mendistribusikan ke PLB yang ada," lanjutnya.

Selain itu, Heru mengatakan setelah adanya program PLB, terjadi peningkatkan penerimaan pajak dari sektor industri.

"Dengan PLB juga terjadi peningkatan penerimaan dari aspek pajak. Dengan adanya PLB perusahaan yang tadinya menimbun barang ke luar negeri hari ini menimbun barangnya ke dalam negeri," tutup Heru. (Yni)

BACA JUGA:

  1. Pertumbuhan Ekonomi Rendah, ini Penyebabnya
  2. Munculnya Importir Baru Sebabkan Harga Daging Naik
  3. Menkeu Sri Mulyani akan Prioritaskan Pengelolaan APBN
  4. BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 di Bawah Target
  5. Jusuf Kalla Optimis Industri Otomotif Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
#Bea Cukai #Jakarta International Logistics Summit And Expo #Kementerian Keuangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Tanpa Pita Cukai
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari PY, rokok ilegal tersebut dikirim atas perintah HH, seorang pengendali barang di Pamekasan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Tanpa Pita Cukai
Indonesia
Belum Bayar Denda Rp 98 Miliar, Gerai Mewah Tiffany & Co di 3 Mal Jakarta Masih Disegel Bea Cukai
Pihak manajemen Tiffany & Co telah diberi kesempatan untuk memberikan penjelasan, tetapi hingga kini belum membayar kewajiban denda Rp 98 miliar.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Belum Bayar Denda Rp 98 Miliar, Gerai Mewah Tiffany & Co di 3 Mal Jakarta Masih Disegel Bea Cukai
Indonesia
Kasus Suap Importasi Bea Cukai, KPK Dalami Dugaan Fasilitas dari Importir
KPK masih kembangkan kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai. Penyidik kini mendalami dugaan pemberian fasilitas hingga permainan jalur impor
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Kasus Suap Importasi Bea Cukai, KPK Dalami Dugaan Fasilitas dari Importir
Indonesia
Purbaya Janji Langsung Pecat Dirjen Bea Cukai Jika Terima Suap
Djaka Budhi Utama bakal dicopot sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai bila terbukti menerima suap dalam kasus Blueray Cargo.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Purbaya Janji Langsung Pecat Dirjen Bea Cukai Jika Terima Suap
Indonesia
KPK Siapkan Strategi Usut Dugaan Aliran Dana USD 213 Ribu ke Dirjen Bea Cukai di Kasus Suap Impor
KPK tengah menganalisis fakta persidangan terkait dugaan aliran dana kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama dalam kasus suap importasi barang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
KPK Siapkan Strategi Usut Dugaan Aliran Dana USD 213 Ribu ke Dirjen Bea Cukai di Kasus Suap Impor
Indonesia
Presiden Prabowo Instruksikan Menkeu Copot Bos Bea Cukai
Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera mengganti pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai apabila dinilai tidak mampu bekerja cepat.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Instruksikan Menkeu Copot Bos Bea Cukai
Indonesia
KPK Sita Suku Cadang Kendaraan Dilarang Impor di Kasus OTT Bea Cukai
KPK juga menetapkan pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK) sebagai tersangka.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
KPK Sita Suku Cadang Kendaraan Dilarang Impor di Kasus OTT Bea Cukai
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Dialog dengan Kemenkeu demi Masa Depan Prestasi Atlet Nasional
Ketua NOC Indonesia mendorong dialog dengan Kementerian Keuangan terkait dukungan anggaran olahraga nasional demi persiapan multievent 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Dialog dengan Kemenkeu demi Masa Depan Prestasi Atlet Nasional
Indonesia
Purbaya Tolak Nonaktifkan Dirjen Bea Cukai, Kemenkeu Siap Beri Pendampingan Hukum
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa belum mau menonaktifkan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama meski namanya masuk dakwaan KPK kasus Blueray Cargo.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Purbaya Tolak Nonaktifkan Dirjen Bea Cukai, Kemenkeu Siap Beri Pendampingan Hukum
Indonesia
Bos Blueray Cargo Didakwa Suap Pejabat Bea Cukai Rp 63 M, Plus Kasih Hadiah Mobil
Pemilik Blueray Cargo, John Field, didakwa memberikan suap dan gratifikasi senilai Rp63,15 miliar kepada sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bos Blueray Cargo Didakwa Suap Pejabat Bea Cukai Rp 63 M, Plus Kasih Hadiah Mobil
Bagikan