Relasi

Pria Jangan Ngegas Terus, Begini Cara Keren Saat PDKT

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 04 Juli 2018
Pria Jangan Ngegas Terus, Begini Cara Keren Saat PDKT

PDKT adalah masa-masa paling indah (Foto: variety)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHAP PDKT atau pendekatan adalah masa paling indah. Saatnya kamu mengenal dirinya lebih dalam. Hobinya, makanan kesukaan, film faforitnya, adalah hal yang harus kamu kupas tuntas saat PDKT.

Masalahnya, banyak sekali pria yang salah langkah saat melakukan pendekatan. Mereka terlalu berlebihan dan sama sekali tidak meninggalkan kesan yang membuat wanita penasaran. Yang ada ia menjadi ilfeel, atau ilang feeling.

Nah, PDKT harus dilakukan secara perlahan. Agar masa pendekatan kamu berhasil, ikuti cara-cara seperti berikut ini.

1. Jangan buru-buru Menembak

Santai saja saat PDKT (Foto: channel4)

Nikmati dulu masa pendekatan ini. Kenali dirinya lebih mendalam, jangan buru-buru meresmikan hubungan. Boleh saja menembaknya saat masa pendekatan kamu sudah terbilang lama. Tapi jangan sekali-kali menembaknya jika waktu pendekatan kamu masih bisa dihitung dengan jari. Jadi biarkan saja semuanya mengalir. Setidaknya kamu bisa sedikit bersikap selektif lo saat melakukan pendekatan.

2. Jangan merasa kamu menjalin hubungan

Tetap profesional, jangan anggap pacaran dulu (Foto: time)

Memang sih, saat melakukan pendekatan kamu pasti sering bertemu. Rasanya seperti sudah berpacaran dengan gebetan kamu itu. Tapi sadarlah, kamu belum meresmikan hubungan dengannya. Jadi, jangan sekali-kali perlakukan dia seperti pacar kamu. Misalnya kamu berbalas pesan dengan kata-kata mesra. Ditambah, kamu bersikap posesif. Kalau kamu begitu nanti dia malah kabur.

Baca juga: 13 Tips Menaklukkan Hati Perempuan Galak

3. Beri kode kamu tertarik dengan cara berkelas

Buat dia penasaran sama kamu (Foto: youtube)

Ingat, intinya jangan ngegas ya guys. Tapi bukan berarti kamu membuatnya merasa kamu tidak tertarik dengannya. Tetap berikan kode kamu tertarik dengan cara yang berkelas. Misalnya kamu menulis pesan untuk menanyakan keberadaannya tapi hanya satu kali dalam sehari. Dengan demikian dia akan semakin penasaran sama kamu, tapi tidak merasa terganggu.

4. Boleh memuji, asal. . .

Jangan berikan pujian berlebihan (Foto: youtube)

Meskipun kamu belum resmi berhubungan, tidak ada salahnya kamu memuji penampilannya. Misalnya saat bertemu, kamu bisa mengatakan ia tampak cantik dengan pakaian yang ia pakai. Tapi kembali lagi, asalkan jangan berlebihan. Misalnya kamu memujinya dengan kata "Kamu paling cantik sedunia dengan baju itu". Duh, jangan sekali-sekali berperilaku gombal ya.

Itulah cara yang bisa kamu lakukan saat PDKT. Selamat berjuang para pria! (Ikh)

Baca juga: Hmmm, Ternyata Ini Kode Keras Kekasih Minta Dinikahi

#Pria #Perempuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bukan Sosok Baru di Politik, Ini Perjalanan Hana Fadel hingga Terpilih Pimpin IWAPI
Hana Hasanah Fadel Muhammad terpilih sebagai Ketua Umum IWAPI periode 2026–2031. Simak profil, rekam jejak politik, dan kiprahnya dalam pemberdayaan perempuan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Bukan Sosok Baru di Politik, Ini Perjalanan Hana Fadel hingga Terpilih Pimpin IWAPI
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Girls Takeover rayakan satu dekade dengan memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk mengambil alih peran pemimpin.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Lifestyle
Ini Kebiasaan Yang Pengaruhi Kesuburan Pria, Telepon Genggam Berpengaruh?
Pecahnya materi genetik, akan menurunkan kemampuan sperma untuk bergerak secara efektif dan terarah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Ini Kebiasaan Yang Pengaruhi Kesuburan Pria, Telepon Genggam Berpengaruh?
Indonesia
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Sejarah Indonesia mencatat banyak perempuan yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa, baik melalui peran publik maupun melalui pengabdian di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Indonesia
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sementara perempuan sebesar 49,53 persen. Sementara itu, perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Bagikan