Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Lima Negara di Asia Selatan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 24 Januari 2018
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Lima Negara di Asia Selatan

Presiden Joko Widodo (kiri) menerima Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Toshihiro Nikai (kanan) di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/1). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan melakukan kunjungan kenegaraan dan kunjungan resmi ke lima negara di Asia Selatan. Kelima negara itu Sri Lanka, India, Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan itu antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Presiden bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta. Presiden Jokowi dan rombongan menggunakan Pesawat Kepresidenan RI-1 bertolak dari Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.15 WIB.

Dilansir dari Antara, sejumlah pejabat negara tampak mengantar keberangkatan Presiden Jokowi dan rombongan antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Mensesneg Pratikno dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam lawatannya, Presiden juga akan menghadiri KTT ASEAN-India di New Delhi. Disana, Presiden akan membahas tentang sektor kemaritiman dan isu-isu internasional dan kawasan.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan akan tetap melakukan kunjungan ke Afghanistan pada akhir Januari 2018 meskipun kondisi keamanan di negara itu memburuk.

"Ya, rencana ke sana sudah ada," kata Presiden Jokowi di Jakabaring Sport City Palembang beberapa waktu lalu.

Presiden mengatakan adanya keinginan untuk mengetahui kondisi di Kabul dan Afghanistan yang sesungguhnya.

"Nanti, jadi tahu kondisi sebenarnya di Kabul dan Afghanistan seperti apa," kata Jokowi.

Menlu Retno Marsudi menjelaskan Presiden Jokowi akan melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Afganistan pada akhir Januari 2018 guna menindaklanjuti permintaan untuk membantu membangun perdamaian di negeri tersebut.

"Untuk Afghanistan itu konteksnya adalah menindaklanjuti permintaan Afghanistan agar Indonesia membantu 'peace building'," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ditemui di halaman Istana Kepresidenan Jakarta beberapa waktu lalu.

Menlu menjelaskan akan ada beberapa pertemuan yang didorong oleh Indonesia dalam upaya membangun perdamaian di Afghanistan.

Indonesia akan memberikan beberapa bantuan seperti pelatihan, pertukaran tokoh ulama serta pendidikan pemberdayaan perempuan.

"Makanya Ibu Negara Afghanistan datang untuk bicara 'women empowerment' untuk 'peace' untuk 'economic empowerment' dan sebagainya," ujar Retno.

#Jokowi #Kunjungan Kerja Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Roy Suryo Dibebaskan dari Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Roy Suryo dikabarkan dibebaskan dari kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Roy Suryo Dibebaskan dari Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa sudah lengkap alias P21. Keduanya akan segera disidang.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Kasus ijazah Jokowi kini berlanjut ke Pengadilan Tinggi Semarang. Penggugat pun mengajukan banding atas kasus tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Indonesia
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Presiden ke-7 Joko Widodo kembali digugat di PN Surakarta terkait dugaan ijazah UGM. Gugatan diajukan alumnus Kehutanan UGM.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Indonesia
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Presiden ke-7 RI, Jokowi, menanggapi statement Jusuf Kalla. Ia menyebut bahwa Jokowi menjadi presiden berkat dirinya.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Indonesia
Polda Metro SP3 Kasus Ijazah Palsu dengan Tersangka Rismon, Jokowi: Semua sudah Clear
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut pemberian SP3 tersebut merupakan kewenangan Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Polda Metro SP3 Kasus Ijazah Palsu dengan Tersangka Rismon, Jokowi: Semua sudah Clear
Indonesia
JK: Kasih Tahu Termul-Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Istilah termul yang digunakan JK itu merujuk kepanjangan dari Ternak Mulyono. Adapun, Mulyono merupakan nama masa kecil Jokowi yang akhirnya diganti oleh orang tuanya karena sering sakit-sakitan
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
 JK: Kasih Tahu Termul-Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Bagikan