Presiden Jokowi Intervensi Partai Golkar
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada pembukaan Kongres XX Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (15/11). Foto: ANTARA
MerahPutih.com - Pertemuan DPD I Partai Golkar dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, beberapa waktu lalu merupakan bentuk intervensi. Pernyataan tegas ini disampaikan pengamat politik Hendri Satrio.
Hendri menilai, Jokowi sudah tidak malu-malu lagi ikut campur dalam permasalah internal Partai Golkar.
"Karena keterlibatan Pak Jokowi tidak malu-malu lagi di Golkar," ujar Hendri saat dikusi di kawasan Mampang Jakarta Selatan, Jumat (1/12).
Apalagi hal ini dipertegas lagi dengan pernyataan sejumlah pihak yang mendukung Jokowi mengambil alih kepemimpinan Partai Golkar.
"Ada yang bilang bisa enggak Jokowi menjadi ketua umum atau ketua dewan pembina Golkar?" ujarnya.
Peneliti "kedai kopi" ini berpendapat apabila Jokowi bersedia mengambil alih Partai Golkar maka tudingan miring sebagai "petugas partai" dengan sendirinya akan pupus.
"Di satu sisi tampaknya kekisruhan Golkar ini bisa jadi untuk menyelamatkan Pak Jokowi dari tudingan petugas partai," ucap dia.
Sebelumnya, isu pencalonan diri Jokowi mengemuka setelah salah satu Wasekjen Golkar membuka spekulasi wacana kader luar partai menjadi calon ketua umum di Munaslub.
Namun, sejumlah kader Golkar seperti Zainuddin Amali mengaku wacana tersebut hanya guyonan belaka. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Idrus Marham Yakin Bahlil Setia ke Prabowo Meski Dihujat di Media Sosial
Kritik Terhadap Bahlil Lahadalia Dinilai Sudah Kebablasan dan Menyerang Personal Tanpa Berlandaskan Fakta, Golkar Siap Tempur?
Ketum Bahlil Lahadiala Bagikan 610 Ribu Paket Sembako Peringati HUT Ke-61 Partai Golkar
Golkar Nilai Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Sebagai Hal Wajar, Era Orde Baru Resmi Dihormati Negara?
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Bahlil Tolak Tunduk Narasi Negatif, Golkar Klaim Publik Lebih Cerdas Menilai