Presiden AS Donald Trump Hentikan Operasi Hormuz, Dorong Kesepakatan dengan Iran

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Presiden AS Donald Trump Hentikan Operasi Hormuz, Dorong Kesepakatan dengan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menghentikan operasi militer AS untuk mengawal kapal-kapal melalui Selat Hormuz, Selasa (5/5). Penghentian sementara itu dilakukan setelah operasi hanya berlangsung satu hari. Ini merupakan upaya Trump mencapai kesepakatan dengan Iran guna mengakhiri perang di Timur Tengah.

Operasi yang disebut Project Freedom oleh Trump itu dimulai Senin (4/5). Operasi itu bertujuan membantu kapal keluar dari Selat Hormuz, jalur sempit menuju Teluk yang dikuasai Iran sebagai respons atas serangan terhadapnya.

Namun, pemimpin AS itu mengatakan di Truth Social bahwa ia kini menjedanya setelah adanya permintaan dari mediator Pakistan dan negara lain. Ia menyebut kemajuan besar telah dicapai menuju kesepakatan yang lengkap dan final dengan Teheran.

“Kami telah sepakat bersama bahwa, meski blokade tetap diberlakukan sepenuhnya, Project Freedom akan dijeda untuk jangka waktu singkat guna melihat apakah kesepakatan dapat diselesaikan dan ditandatangani,” kata Trump, dikutip BBC.

Baca juga:

Eskalasi Kian Panas, Iran Umumkan Aturan Baru di Selat Hormuz



Washington tetap mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai upaya menekan Teheran agar mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Ketegangan meningkat terkait dengan operasi di Selat Hormuz. Amerika Serikat menyatakan telah menenggelamkan tujuh kapal Iran, sedangkan beberapa kapal sipil dilaporkan diserang, diduga oleh Iran.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya pada Selasa mengatakan Amerika Serikat telah menyelesaikan operasi ofensifnya terhadap Iran, yang disebut Operation Epic Fury. Pernyataan Rubio menggemakan penjelasan kepada Kongres hampir sebulan setelah gencatan senjata yang rapuh.

“Operasi itu sudah selesai, Epic Fury, sebagaimana Presiden telah memberi tahu Kongres. Tahap itu sudah kami selesaikan,” kata Rubio kepada wartawan di Gedung Putih.

Ia menambahkan bentrokan di Selat Hormuz bukan bagian dari perang awal. “Ini bukan operasi ofensif. Ini operasi defensif. Artinya sangat sederhana, tidak ada penembakan kecuali kami ditembak terlebih dahulu,” kata Rubio.

Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran pada 28 Februari, menewaskan para pemimpin penting serta menghancurkan fasilitas militer dan ekonomi utama, tapi tidak menyebabkan keruntuhan republik Islam tersebut, yang kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone di seluruh kawasan.

Trump, pada 8 April, menyatakan gencatan senjata dengan Iran yang sejak itu diperpanjang, meskipun negosiasi dengan Teheran masih mengalami kebuntuan. Rubio mengatakan Amerika Serikat telah mencapai tujuan dari perang tersebut.

“Mereka menghadapi kehancuran ekonomi yang nyata dan bersifat katastrofik,” katanya, seraya menambahkan bahwa Trump tetap lebih memilih kesepakatan melalui negosiasi dengan Iran.(dwi)

Baca juga:

Respon Iran Saat Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Blokade Selat Hormuz

#Donald Trump #Amerika Serikat #Selat Hormuz
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Wakil Menteri Perang AS Elbridge A. Colby bertemu Prabowo di Istana Negara. AS optimistis mempererat hubungan dan kerja sama strategis dengan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Dunia
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Iran selama beberapa dekade telah menunjukkan bahwa negara tersebut tidak dapat dilumpuhkan dengan langkah-langkah semacam itu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Dunia
4 Kali Jadi Target Penembakan, Trump Sampai Dikawal 'Avengers' Saat Main Golf
Donald Trump sudah empat kali jadi target penembakan dalam dua tahun terakhir, termasuk insiden peluru mengenai telinganya pada Juni 2024.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
4 Kali Jadi Target Penembakan, Trump Sampai Dikawal 'Avengers' Saat Main Golf
Indonesia
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Indonesia telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara termasuk dengan Belanda dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Indonesia
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Penggunaan kekuatan udara saja kemungkinan tidak akan mampu memaksa Teheran memenuhi tuntutan Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Dunia
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat AS mengaitkan lambatnya proses imigrasi tersebut disebabkan oleh prosedur peninjauan permohonan yang lebih ketat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Indonesia
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Asosiasi-asosiasi tersebut memperingatkan bahwa penerapan kebijakan semacam itu dapat menjadi preseden bagi langkah serupa di jalur pelayaran internasional lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Dunia
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
"Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
Indonesia
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Blokade darat disebut menjadi salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan Washington dan Tel Aviv untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Bagikan