Pramono Serahkan KJUM ke 2.524 Mahasiswa Penerima Baru, Minta Tidak Berhenti di S1

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
Pramono Serahkan KJUM ke 2.524 Mahasiswa Penerima Baru, Minta Tidak Berhenti di S1

Gubernur Pramono Anung menyerahkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada 2.524 mahasiswa penerima baru. (foto: dok Pemprov DKI).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyerahkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada 2.524 mahasiswa penerima baru yang tersebar di 69 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 16 perguruan tinggi swasta (PTS).

Pada Tahap II Tahun 2025, KJMU diberikan kepada 16.920 mahasiswa yang tersebar di 97 PTN di seluruh Indonesia dan 17 perguruan tinggi swasta di wilayah DKI.

Penyerahan itu dilakukan oleh Gubernur Pramono Anung saat Forum Orientasi Penerima Baru KJMU Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, pada Kamis (19/2).

Dalam kesempatan itu, Pramono memberikan motivasi kepada para mahasiswa penerima KJMU agar memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik-baiknya.

Baca juga:

Pemprov DKI Pangkas Perjalanan Dinas Pasca DBH Dipotong, Bagaimana Nasib KJP dan KJMU?

"Gunakan kesempatan ini untuk diri sendiri, keluarga, dan masa depan. Momentum seperti ini tidak datang berkali-kali. Saya percaya dan meyakini bahwa untuk memutus garis ketidakberuntungan dalam keluarga, pendidikan adalah kuncinya. Beasiswa seperti KJMU inilah yang bisa membantu mewujudkannya," tuturnya.

Pramono menjelaskan, kesempatan yang diperoleh melalui beasiswa harus dimanfaatkan secara maksimal karena tidak semua orang memiliki peluang yang sama.

KJMU tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga pembinaan, pendampingan, serta berbagai kegiatan pengembangan diri.

"Maka, kami mengharapkan para penerima mampu menjaga prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan etika. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan aktif dalam organisasi kemahasiswaan guna membentuk karakter dan kepemimpinan. Intinya, gunakan kesempatan untuk berorganisasi," jelasnya.

Pramono menyampaikan harapan agar cakupan KJMU ke depan tidak hanya untuk jenjang S1, tetapi juga S2 dan S3.

Dengan demikian, semakin banyak generasi muda Jakarta memiliki akses pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

"Semoga para penerima KJMU dapat tumbuh menjadi generasi muda yang berprestasi, membanggakan, serta berkontribusi dalam transformasi Jakarta menuju kota global yang berkelanjutan dan berdaya saing. Bermimpilah setinggi-tingginya. Kita semua berhak bermimpi menjadi apa saja. Mimpi itulah yang akan menjadi pemicu untuk meraih prestasi terbaik," tegasnya. (Asp)

#KJMU #Pramono Anung #Beasiswa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aksi iklim harus berangkat dari persoalan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Indonesia
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Jakarta juga mulai memperkuat elektrifikasi transportasi publik. Hingga 2026, Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Indonesia
Danantara Mulai Kaji Pendanaan LRT Jakarta, Integrasi MRT dan Transjakarta Disiapkan
Danantara kini mulai mengkaji pendanaan LRT Jakarta. Integrasi dengan MRT dan Transjakarta sudah masuk pembahasan.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Danantara Mulai Kaji Pendanaan LRT Jakarta, Integrasi MRT dan Transjakarta Disiapkan
Bagikan