Pramono-Rano Diharap Tuntaskan Janji Lama dan Tantangan Pesisir Saat Setahun Menjabat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026
Pramono-Rano Diharap Tuntaskan Janji Lama dan Tantangan Pesisir Saat Setahun Menjabat

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Warna oranye bus Transjakarta kini tak lagi hanya menghiasi aspal ibu kota, melainkan sudah mulai merambah jauh ke wilayah penyangga, membawa ribuan komuter pulang dengan lebih tenang. Di sudut lain, pemandangan tiang-tiang monorel yang belasan tahun berdiri kaku bak monumen kegagalan, satu per satu mulai hilang dari pandangan.

Genap satu tahun kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno, Jakarta tampak tidak sedang melakukan revolusi yang gaduh, melainkan perbaikan demi perbaikan kecil dengan dampak yang mulai terasa di kantong dan waktu tempuh warga.

Baca juga:

Tarif Parkir Rp 100 Ribu Viral, Pramono Pastikan Jukir Liar Tanah Abang Bakal Ditindak

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai kepemimpinan Pramono-Rano membawa perubahan positif melalui pendekatan kebijakan yang inkremental namun solutif. Capaian mulai dari perluasan transportasi Transjabodetabek hingga keberlanjutan bantuan sosial pendidikan dianggap sebagai langkah yang tepat sasaran.

"Sekarang karena beliau sudah menjabat, ini dilanjutkan saja hal-hal yang baik. Misalnya mengenai konektivitas transportasi. Ini kan sekarang tidak hanya di Jakarta tapi sudah menyangkut wilayah luar Jakarta," ujar Trubus saat dihubungi, Jumat (20/2).

Sinergi Aglomerasi dan Beban APBD

Perluasan rute transportasi hingga ke luar batas administratif Jakarta memang berisiko menambah beban subsidi pada APBD. Oleh karena itu, muncul saran agar daerah penyangga yang terlintasi layanan Transjabodetabek turut mengalokasikan anggaran pendukung guna menjaga keberlanjutan operasional.

"Jadi ikut membantu. Jadi anggarannya tidak berasal dari APBD DKI semua. Jadi mereka juga berkontribusi lah. Itu yang penting," jelas Trubus.

Selain urusan aspal, penguatan Dewan Kawasan Aglomerasi sesuai amanah Undang-Undang Nomor 2 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menjadi sorotan utama.

Jakarta di bawah kendali Pramono dinilai mampu memposisikan diri sebagai dirigen bagi wilayah Jabodetabek-Cianjur dalam menangani isu akut seperti polusi udara dan kemacetan lintas batas.

Menuntaskan Janji Lama dan Tantangan Pesisir

Di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Upaya ini dipandang krusial dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju visi Jakarta sebagai kota global.

Namun, transparansi data tetap menjadi catatan agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

Baca juga:

Ramai Keluhan di Media Sosial, Pramono Siap Tertibkan Lapangan Padel tak Berizin

Apresiasi juga mengalir atas keberanian Pemprov DKI menyelesaikan proyek-proyek mangkrak. Mulai dari pembongkaran tiang monorel, kelanjutan RS Sumber Waras, hingga pembangunan jembatan penghubung Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol yang meningkatkan integrasi kawasan wisata.

Meski banyak rapor hijau, ancaman air pasang di utara Jakarta tidak boleh dilupakan.

"Banjir rob kalau itu harusnya diselesaikan. Itu yang penting itu," tandas Trubus mengingatkan bahwa penanganan wilayah pesisir adalah ujian nyata bagi ketangguhan Jakarta di masa depan.

#Pramono Anung #Pramono Anung-Rano Karno #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027
Transjakarta siap mengelola transportasi laut menuju Kepulauan Seribu mulai Juni 2027.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap 457 kebakaran terjadi di Jakarta selama Juli-Agustus 2026. Korsleting listrik menjadi penyebab dominan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Ketentuan KTP DKI Jakarta tersebut berlaku khusus bagi pendaftar program padat karya, bukan larangan untuk seluruh warga KTP non-DKI untuk bekerja di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Indonesia
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Bank Jakarta memberikan akses modal hingga Rp 500 juta bagi pedagang Pasar Kramat Jati.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Indonesia
Pramono Minta Disdik Cek Ulang Mahasiswa yang tak lagi Dapat KJMU akibat Perubahan Desil
Pramono menyebut ada enam mahasiswa yang tidak lagi mendapatkan KJMU.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Pramono Minta Disdik Cek Ulang Mahasiswa yang tak lagi Dapat KJMU akibat Perubahan Desil
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Tarif TransBandara Blok M-Bandara Soetta Jadi Rp 15 Ribu, Naik dari Rp 3.500
Tarif TransBandara Rp 15.000 ditetapkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 685 Tahun 2026.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Tarif TransBandara Blok M-Bandara Soetta Jadi Rp 15 Ribu, Naik dari Rp 3.500
Indonesia
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah CCTV dimatikan saat demo 27 Agustus 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Indonesia
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Jakarta Investment Centre (JIC) menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Bagikan