MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti mulai berdatangannya warga baru ke ibu kota setelah momentum Idul Fitri 2026/1447 Hijriah.
Ia mengungkapkan, sebagian pendatang baru masih belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai kondisi dan kehidupan di Jakarta.
"Jadi kami sekarang ini memang sudah mulai mendapatkan laporan ada beberapa pendatang yang belum mengetahui tentang Jakarta ketika sampai di Jakarta," kata Pramono di Jakarta, Senin (30/3).
Baca juga:
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Untuk itu, Pramono meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta melakukan pendataan terhadap para pendatang baru yang masuk ke wilayah ibu kota.
"Nah yang seperti itu kan pasti didata," ucap eks anggota DPR empat periode itu.
Lebih lanjut, Pramono menyebut mayoritas pendatang datang dengan harapan mendapatkan pekerjaan dan peluang hidup yang lebih baik di Jakarta.
Baca juga:
Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta memastikan tidak akan melakukan operasi yustisia terhadap pendatang baru pasca-Lebaran 2026.
"Tetapi kami meminta siapa pun yang datang ke Jakarta mau kerja di Jakarta tentunya dengan kapasitas dan kapabilitas untuk bekerja di Jakarta," tutupnya. (Asp)