Prabowo Ubah Nama Koalisi demi Raup Suara Simpatisan Jokowi

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 31 Agustus 2023
Prabowo Ubah Nama Koalisi demi Raup Suara Simpatisan Jokowi

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan sambutan saat acara peringatan HUT Ke-25 PAN di Jakarta, Senin (28/8/2023). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal calon presiden Prabowo Subianti mengumumkan perubahan nama koalisi partai pendukungnya jadi Koalisi Indonesia Maju (KIM). Sebelumnya, nama poros Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan menilai, perubahan nama koalisi jadi KIM sengaja dipakai untuk mendulang dukungan dari simpatisan Jokowi.

Baca Juga

Survei LSI: Ganjar Kalahkan Prabowo, Anies Makin Terbenam

Dengan begitu, kata dia, keikutsertaan Prabowo dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dipastikan mendapat lampu hijau dari Jokowi.

"Nama Koalisi Indonesia Maju sengaja dipakai untuk mempertegas warna Jokowi dalam koalisi," ujar Yusak Rabu (30/8).

Menurutnya, perubahan nama koalisi itu merupakan jawaban agar PDI Perjuangan tidak merasa dikhianati setelah Gerindra, PKB, PAN, Golkar dan PBB menyatakan dukungan kepada Prabowo sebagai Bacapres.

"Jadi sulit dipungkiri bahwa memang ada bayang-bayang dukungan Jokowi dalam desain koalisi besar tersebut," ujarnya.

Baca Juga

Survei LSI Denny JA: Partai Koalisi Pro Prabowo Menang Telak atas Ganjar

Pengambilan nama KIM, kata dia, sebagai upaya melanjutkan program Jokowi dalam pemerintahan selanjutnya. Pasalnya, hanya Gerindra, PKB, PAN dan Golkar yang dinilai mampu melanjutkan program kerja Jokowi.

"Dengan mengambil nama Koalisi Indonesia Maju, Gerindra, PKB, Golkar dan PAN ingin mempertegas positioning politiknya untuk all out melanjutkan program-program pemerintahan Jokowi," paparnya.

Lebih lanjut, Yusak menuturkan peta politik 2024 akan mempertegas koalisi Prabowo untuk mengimbangi kekuatan PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri yang sangat dominan dalam kutuan waktu 10 tahun terakhir.

"Jokowi sedang bermanuver menghimpun kekuatan parpol-parpol pendukungnya ke dalam perahu koalisinya prabowo untuk mengimbangi kekuatan politik yang dipegang PDIP," pungkasnya. (Asp).

Baca Juga

Survei LSI Denny JA: Head to Head dengan Ganjar, Prabowo Menang

#Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Indonesia
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Listyo Sigit Prabowo resmi dicopot dari KSP, setelah menjadi tersangka penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Bagikan