Prabowo Tegaskan Kondisi Indonesia Masih Jauh Lebih Baik dari Negara Lain Saat Krisis Timur Tengah Melanda

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Prabowo Tegaskan Kondisi Indonesia Masih Jauh Lebih Baik dari Negara Lain Saat Krisis Timur Tengah Melanda

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden/aa. (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Krisis Timur Tengah yang memicu lonjakan harga komoditas energi menjadi tantangan besar bagi stabilitas global. Namun, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang jauh lebih stabil dan kuat dibandingkan negara lain.

Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk tetap optimistis meskipun situasi geopolitik global sedang memanas. Dalam taklimat di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (8/4), Prabowo memaparkan bahwa data kementerian menunjukkan ketahanan domestik yang solid.

Baca juga:

Presiden Prabowo Kumpulkan Semua Pejabat Tjnggi Negara di Istana, Urusan Penting Terkait dengan Kondisi Global

"Apa yang kita alami sekarang, krisis yang terjadi di Timur Tengah yang membuat harga energi menjulang, sebenarnya kita harus yakini dan kita harus syukuri bahwa kondisi bangsa kita berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dari bangsa-bangsa lain," tegas Presiden Prabowo.

Kekuatan Sumber Daya Alam Jadi Kunci Ketahanan

Presiden menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) sebagai fondasi utama pertahanan bangsa. Merujuk pada UUD 1945, ia mengingatkan bahwa penguasaan negara atas bumi, air, dan kekayaan alam bertujuan mutlak untuk kemakmuran rakyat.

Prabowo membandingkan posisi Indonesia dengan negara kaya minyak lain yang justru mengalami krisis air bersih.

"Ada negara-negara yang kaya akan minyak dan gas, tidak punya air. Hal-hal ini begitu penting, hal-hal ini begitu mendasar, dan hal ini telah digarisbawahi oleh pendiri bangsa kita," ucap Prabowo di hadapan para menteri dan pejabat eselon I.

Sinergi Kabinet Merah Putih Hadapi Tantangan Global

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Angga Raka Prabowo, menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan menyatukan visi antara menteri dan pejabat eselon I.

Presiden menginginkan adanya kesamaan pemahaman dalam mengeksekusi kebijakan strategis di tengah dinamika global yang cepat berubah.

Baca juga:

DPR Soroti Lambannya Penanganan Kasus Air Keras Andrie Yunus, Desak Prabowo Turun Tangan

Prabowo menilai koordinasi yang kuat antar-lembaga akan mempercepat penanganan dampak lonjakan harga energi.

Meski mengakui adanya tantangan nyata, Presiden meyakini pemerintah memiliki instrumen yang cukup untuk mengatasi kesulitan tersebut dan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.

#Prabowo Subianto #Timur Tengah #Konflik Timur Tengah #Ketegangan Timur Tengah
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Terima 20 Poin Evaluasi Haji 2026, Syarat Kesehatan 2027 Bakal Lebih Ketat
Presiden Prabowo menerima 20 poin evaluasi haji 2026. Pemerintah akan memperketat syarat kesehatan jamaah haji 2027 untuk menekan angka kematian.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Terima 20 Poin Evaluasi Haji 2026, Syarat Kesehatan 2027 Bakal Lebih Ketat
Indonesia
Perintah Langsung Prabowo, Skema Cicilan KPR 40 Tahun Bukan untuk Ditawar-tawar Lagi
Kebijakan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi hingga 40 tahun bukan lagi sekadar wacana, melainkan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang harus dijalankan.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Perintah Langsung Prabowo, Skema Cicilan KPR 40 Tahun Bukan untuk Ditawar-tawar Lagi
Indonesia
Bakom Tegaskan Program MBG tak Bisa Dihentikan, ini Alasannya
Bakom menegaskan, bahwa MBG tak bisa dihentikan begitu saja. Sebab, program tersebut menjadi janji Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Bakom Tegaskan Program MBG tak Bisa Dihentikan, ini Alasannya
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Indonesia
Demi Jaga Kepercayaan Investor Global, Prabowo Dorong Reformasi Regulasi Hilirisasi
Pemerintah dorong reformasi regulasi, hilirisasi, dan jaga stabilitas sosial politik untuk memperkuat ekonomi nasional.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Demi Jaga Kepercayaan Investor Global, Prabowo Dorong Reformasi Regulasi Hilirisasi
Indonesia
Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!
IRGC Iran menembakkan peringatan ke kapal tanker di lepas pantai Sirik, menegaskan penutupan total Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!
Indonesia
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Ekonom Achmad Nur Hidayat meminta program MBG dihentikan sementara. Ia menyoroti anggaran hingga kasus keracunan.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan alasannya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Indonesia
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Ribuan motor listrik MBG kini masih dalam proses perakitan. Meski tersandung kasus korupsi, tetapi nasib motor listrik itu menunggu keputusan Prabowo.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Dunia
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
IRGC memperingatkan Timur Tengah akan jadi “neraka” bagi Amerika Serikat dan sekutunya jika Selat Hormuz terus diganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
Bagikan