Prabowo Target Tiap Kelas Punya Smartboard, Digitalisasi Sekolah Digenjot

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Prabowo Target Tiap Kelas Punya Smartboard, Digitalisasi Sekolah Digenjot

Prabowo saat meninjau langsung fasilitas pendidikan di SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan nasional, salah satunya melalui digitalisasi pendidikan.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini telah memfasilitasi papan interaktif digital (PID) untuk seluruh sekolah di Indonesia.

Saat ini, masing-masing sekolah setidaknya telah memiliki satu perangkat PID. Namun ke depan, pemerintah menargetkan penambahan perangkat tersebut agar bisa menjangkau setiap ruang kelas.

“Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital. Smartboard. Sekarang baru satu per sekolah. Ada yang dua. Berarti target kita masih tiap sekolah mungkin tiga, empat lagi. Tahun ini kita perjuangkan tiga tambahan ke seluruh Indonesia,” kata Prabowo saat meninjau fasilitas pendidikan di SMAN 1 Cilacap, Rabu (29/4).

Baca juga:

Prabowo Targetkan 288 Ribu Sekolah Rampung Direvitalisasi pada 2028

Menurut Prabowo, penggunaan PID akan mendorong kegiatan belajar mengajar (KBM) yang lebih interaktif dan fleksibel. Materi pembelajaran nantinya juga akan tersimpan dalam format digital sehingga dapat diakses kapan saja.

“Dengan demikian interaktif, silabus-silabus ada di software, membantu semua. Kalau murid atau guru ingin ulangi-ulangi bisa setiap saat diulangi pelajaran,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menyiapkan sistem pengajaran terpusat dengan melibatkan tenaga pengajar terbaik, termasuk penutur asli bahasa asing.

Baca juga:

166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan

Prabowo mencontohkan, pemerintah akan merekrut native speaker untuk pembelajaran Bahasa Inggris. Materi pengajaran tersebut akan direkam dan dapat diakses oleh siswa melalui perangkat PID di sekolah.

“Nanti kita ada studio pusat di Jakarta. Guru-guru terbaik, umpamanya Bahasa Inggris ya kita ambil native speaker, dia bisa ngajar ke semua yang perlu,” tutur Prabowo.

Ia menegaskan, penguasaan bahasa asing menjadi salah satu kunci penting bagi generasi muda dalam menghadapi persaingan global.

“Bahasa Mandarin (juga) begitu, kita mau tambah anak-anak sekolah kita harus bisa bahasa Inggris, Mandarin, dan beberapa bahasa asing. Mulai dari SD,” tegasnya. (Pon)

#Presiden Prabowo Subianto #Sekolah #Digitalisasi Pendidikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat perdagangan dan investasi. Dorong percepatan penyelesaian perjanjian IEU-CEPA.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 18 menit lalu
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 7 menit lalu
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Indonesia
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Diplomasi untuk Jaga Perdamaian Dunia
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat kerja sama diplomasi untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 31 menit lalu
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Diplomasi untuk Jaga Perdamaian Dunia
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan jangan Sampai Ada Pungli dalam Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Pemprov DKI didorong melakukan pengawalan dan pengawasan yang ketat terhadap program tersebut.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
DPRD DKI Ingatkan jangan Sampai Ada Pungli dalam Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Indonesia
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah dari TK hingga SMA
Hingga saat ini, pemerintah telah menyelesaikan sekitar 70 persen dari target awal revitalisasi 11.744 sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah dari TK hingga SMA
Indonesia
JK Ungkap Hasil Pertemuan dengan Prabowo, Bahas Proyek Energi Raksasa Senilai Rp 70 Triliun
JK membeberkan hasil pertemuan dengan Prabowo. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan proyek energi nasional bernilai hingga Rp 70 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
JK Ungkap Hasil Pertemuan dengan Prabowo, Bahas Proyek Energi Raksasa Senilai Rp 70 Triliun
Indonesia
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan hilirisasi dan industrialisasi menjadi kunci Indonesia menuju kekuatan ekonomi dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi
Indonesia
Prabowo Dorong Industrialisasi lewat Hilirisasi, Banggakan Mobil Maung Buatan Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen hilirisasi dan industrialisasi nasional di Munas HIPMI XVIII. Ia juga membagikan pengalaman menggunakan mobil Maung buatan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Prabowo Dorong Industrialisasi lewat Hilirisasi, Banggakan Mobil Maung Buatan Indonesia
Indonesia
32 Ribu Anak Bakal Masuk ke Sekolah Rakyat
Pada Juli 2026, sekolah gratis bagi anak-anak kurang mampu ini memasuki satu tahun penyelenggaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
 32 Ribu Anak Bakal Masuk ke Sekolah Rakyat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo akan Ubah Pemberian MBG Jadi Sehari Dua Kali
Beredar informasi yang menyebut Prabowo akan mengubah skema pemberian MBG jadi dua kali sehari. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo akan Ubah Pemberian MBG Jadi Sehari Dua Kali
Bagikan