MerahPutih.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan optimisme terhadap kebangkitan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global yang tidak menentu. Ia juga menyoroti pihak-pihak yang meragukan kondisi ekonomi nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2).
“Ekonomi kita akan bangkit. Mereka nggak tahu ini, ada ahli-ahli ekonomi yang nggak jelas dari mana itu selalu menurunkan moral,” ujar Prabowo.
Baca juga:
Menkeu Purbaya: Kesehatan Tetap Jadi Prioritas APBN 2026, Anggaran Naik 13,2 Persen
Ia mempertanyakan sikap pihak yang meragukan kebangkitan ekonomi Indonesia, bahkan mengibaratkannya seperti tidak mendukung tim sendiri.
“Saya mau tanya. Kamu itu warga negara mana? Kita kalau main bola, tim kita main, ayo, ayo, ayo. Kita supporter ya? Mereka enggak. Mereka selalu jelek-jelekin prestasi kita sendiri,” katanya.
Menurut Prabowo, sejumlah indikator menunjukkan tren positif, seperti konsumsi rumah tangga yang disebutnya berada pada level tertinggi, serta penerimaan pajak yang dilaporkan meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
“Konsumsi rumah tangga tertinggi. Gak ada yang komentar baik. Penerimaan pajak bulan ini, konon kabarnya naik. Tertinggi selama berapa tahun,” jelasnya.
Baca juga:
Ekonomi Jakarta 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Pramono: Insentif dan Kolaborasi Jaga Daya Beli
Prabowo juga menyebut kinerja badan usaha milik negara (BUMN) mengalami peningkatan signifikan. Ia mengklaim keuntungan BUMN naik hingga empat kali lipat dibandingkan sebelumnya.
“Setahun pemerintahan hasil BUMN naik empat kali lipat. Dari Rp 89 triliun tahun 2024 naik empat kali. Dan ini akan naik terus,” tutur Prabowo. (Knu)