Tak Menutup Kemungkinan Prabowo Perlahan Ditinggalkan Pendukungnya

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 20 April 2019
Tak Menutup Kemungkinan Prabowo Perlahan Ditinggalkan Pendukungnya

Capres Prabowo berpidato di depan pendukungnya yang menghadiri syukuran kemenangan versi sendiri di Kertanegara, Jaksel (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik Karyono Wibowo menduga Capres Prabowo Subianto perlahan ditinggalkan oleh loyalisnya. Terutama oleh partai koalisi pendukungnya sendiri.

Menurut Karyono Wibowo, jika paslon 02 terus mendeklarasikan kemenangan sebelum ada putusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menutup kemungkinan semua partai koalisi pergi satu persatu.

Prabowo-Sandiaga. Foto: ANTARA

Menurut dia, hasil Quick Count selama gelaran proses demokrasi ini tidak pernah berbeda jauh dengan hasil hitungan resmi Kpu. Kalaupun ada perbedaan hanya sekitar satu persen saja.

"Harusnya percaya hasil Quick Count ya, karena bukan hanya sekali saja dilakukan ini. Sejak 2004 hasilnya kan tidak meleset dengan rekapitulasi KPU," ungkap Karyono dalam keterangan persnya, Sabtu (20/4)..

Pengamat dari Indonesia Public Institute ini menilai raut wajah Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno murung usai melihat hasil Quick Count di Pilpres 2019.

Ia pun menegaskan, Sandiaga berjiwa ksatria karena sangat rasional menerima hasil Quick Count yang ditayangkan oleh seluruh media massa memenangkan Paslon nomor urut nol satu.

"Dia murung sepertinya tidak sependapat dengan orang yang klaim kemenangan itu. Apa yang dilakukan Sandi benar harus menunggu hasil KPU karena punya legitimisa dan keabsahan secara legal," ucap Karyono.

Selain itu, wajah murungnya Sandiaga juga dianggap mendapatkan tekanan dari Prabowo dan sejumlah toko elit politik yang terus menyuarakan kemenangan pasangan nomor urut 2.

"Ya maka nya raut muka Sandi berbeda kelihatan sekali menunjukkan tertekan psikologisnya. Dia itu tidak setuju dengan klaim kemenangan," tegas dia.

Prabowo dan Sandi saat deklarasi kemenangan ronde 2
Prabowo dan Sandi saat deklarasi ronde 2 kemenangan Pilpres 2019 (MP/Ponco Sulaksono)

Sebab, lanjut dia Sandi merupakan seorang pengusaha yang tidak ingin terjadi kerusuhan karena dapat berimbas kepada perusahaannya.

"Sandi lebih negarawan daripada tokoh lain seperti Prabowo, Amien Rais dan Eggy Sudjana. Dia lebih demokratis," tandas Karyono. (Knu)

#Prabowo Subianto #Sandiaga Uno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Indonesia
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Listyo Sigit Prabowo resmi dicopot dari KSP, setelah menjadi tersangka penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Bagikan