Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia bakal memproduksi mobil sedan listrik secara besar-besaran pada 2028.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4).

Menurutnya, langkah yang dilakukan VKTR saat ini dapat menjadi batu loncatan bagi pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Perusahaan tersebut telah memproduksi bus dan truk listrik. Ke depan, Indonesia ditargetkan mampu memproduksi mobil sedan listrik secara massal mulai 2028.

"Rencana kita saya harap di 2028 kita akan produksi besar-besaran mobil sedan dari listrik sekarang ini kan sudah ada bus listrik, truk listrik dengan kemampuan besar, membanggakan," ungkap Prabowo dalam sambutan yang disiarkan virtual, Kamis (9/4).

Baca juga:

Resmikan Pabrik VKTR di Magelang, Prabowo Soroti Masa Depan Kendaraan Listrik

Prabowo juga mengungkapkan bahwa ia menerima laporan terkait kemampuan produksi VKTR yang mencapai 10 ribu unit bus listrik, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sekitar 40 persen.

Tak hanya mengandalkan swasta, pemerintah juga berencana membentuk perusahaan khusus untuk memproduksi mobil listrik bagi masyarakat, dengan fokus utama pada sedan listrik.

"Kita juga akan bentuk perusahaan untuk produksi sedan, sedan dari listrik.Saya sudah putuskan," tegas Prabowo.

Baca juga:

Prabowo: Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi Global, Subsidi Tetap untuk 80 Persen Rakyat

Selain itu, Prabowo menyinggung kebijakan energi nasional, termasuk rencana penutupan sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebagai bagian dari percepatan transisi energi bersih.

Ia menyebut langkah tersebut berpotensi menghemat impor bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan, bahkan membuka peluang Indonesia menghentikan impor dalam beberapa tahun ke depan.

"Dengan kita tutup PLTD kita akan menghemat langsung 20 persen. Dan dengan nanti 100 gigawatt kita juga akan menghemat sangat-sangat besar. Mungkin kita 2-3 tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali," sambungnya. (Knu)

#Mobil Listrik #Kendaraan Listrik #Industri Kendaraan Listrik #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik soal harga beras. Ia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Indonesia
Prabowo Pastikan Motor Listrik Nasional Segera Mengaspal, Ungkap Target Besarnya
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa motor listrik nasional segera mengaspal.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Pastikan Motor Listrik Nasional Segera Mengaspal, Ungkap Target Besarnya
Indonesia
Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat. Ia menyebut kedua institusi harus selalu hadir membantu masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
Indonesia
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Presiden Prabowo Subianto mengungkap motor listrik nasional buatan anak bangsa akan diluncurkan dalam beberapa minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Indonesia
Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur
Proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur
Indonesia
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela harus menguntungkan Indonesia dan investor.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera
Indonesia
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Presiden Prabowo Subianto resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Indonesia
Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak
Pemerintah membutuhkan kepastian pasokan energi guna mempercepat transformasi ekonomi lewat hilirisasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak
Indonesia
Eks Wakil Ketua KPK Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
Eks Wakil Ketua KPK Amien Sunaryadi meminta Presiden Prabowo menyelesaikan polemik penanganan dugaan korupsi Febrie Adriansyah dan mengusulkan perkara diserahkan ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Eks Wakil Ketua KPK Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
Indonesia
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Presiden Prabowo Subianto menerima Luhut Binsar Pandjaitan dan Dewan Ekonomi Nasional di Bogor. Pertemuan membahas ketahanan ekonomi nasional hingga penyempurnaan GovTech.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Bagikan