MerahPutih.com - PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), perusahaan di bawah naungan Bakrie Group, resmi mendapatkan komitmen pendanaan Rp2 triliun dari PT Danantara Investment Management (DIM).
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan indicative non-binding term sheet pada 28 Agustus 2026. Pendanaan jumbo ini disebut sebagai strategi kolaborasi investasi yang berpotensi mengubah peta bisnis kendaraan listrik di Indonesia.
Baca juga:
Cari Rumah? Ada 130 Pengembang Tawarkan Hunian Danantara Housing Expo
VKTR Mau Ekspansi ke Bus dan Truk listrik
Meski masih bersifat awal, kesepakatan ini membuka jalan bagi VKTR untuk mempercepat ekspansi untuk pembiayaan pengadaan bus listrik dan/atau truk listrik, dan tujuan lainnya yang akan ditentukan, dan disepakati kedua pihak dalam dokumen definitif.
DIM menegaskan term sheet tersebut masih berupa kerangka awal dan akan bergantung pada proses uji tuntas serta penyusunan perjanjian definitif.
Menariknya, kesepakatan ini juga mencakup hak opsi konversi, yang memungkinkan perubahan struktur kepemilikan di masa depan.
Baca juga:
Danantara Siapkan DP 0 Persen untuk Dorong Adopsi Motor Listrik Nasional
Strategi Investasi dan Opsi Konversi
Direktur VKTR, Indah Permatasari Saugi mengatakan, kesepakatan term sheet itu, diharap menjadi langkah strategi yang berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan, dan entitas anak di masa mendatang.
Rencana Pendanaan akan memiliki hak opsi konversi, sebagaimana ditentukan di kemudian hari dalam dokumentasi definitif,
Direktur VKTR, Indah Permatasari Saugi
VKTR memastikan kesepakatan ini tidak menimbulkan dampak negatif material terhadap operasional maupun kondisi keuangan perusahaan. Sebaliknya, pendanaan ini diharapkan memberi dorongan signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan dan entitas anak.
Dengan nilai investasi mencapai Rp2 triliun, VKTR berpeluang memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik nasional. (Asp)