Prabowo Diminta Segera Benahi Industri Alutsista Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 22 November 2019
 Prabowo Diminta Segera Benahi Industri Alutsista Indonesia

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjelang rapat di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono mendesak agar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto segera memperkuat industri pertahanan dalam negeri.

Menurutnya, masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari BUMN produsen alutsista dalam negeri.

Baca Juga:

'PR' Pertama Menhan Prabowo: Urus 3 Persen Anggota TNI Terpapar Radikalisme

Arief Poyuono menilai, seharusnya Prabowo meminta Menteri BUMN Erick Thohir untuk bisa membenahi hal tersebut sebelum menawarkan produk alutsista dalam negeri. Bila tidak, kata dia, Indonesia justru bisa merugi dengan menjual produk alutsista tersebut.

Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Arief Poyuono
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono (Foto: antaranews)

"Jadi maaf aja Pak Menhan, tolong minta pak menteri BUMN agar BUMN strategis penghasil alutsista harus diberesin dulu pejabat pejabatnya dan budaya kerjanya agar engga malingan dan profesional. Baru kita bisa jualan produknya," katanya kepada wartawan yang dikutip di Jakarta, Jumat (22/11).

Ia menilai, jika tak dibenahi, alutsista dalam negeri bakal tak dimanfaatkan dengan baik.

"Kalau tidak seperti itu kita jualan alutsista malah jadi rugi karena diklaim sama konsumen, kayak kasus pembelian pesawat dari IPTN oleh thailand atau kapal dari PT Pal yang kena klaim kerugian oleh pembeli," tutur Waketum Gerindra ini.

Prabowo diketahui aktif menawarkan alutsista pada sejumlah menteri pertahanan negara lain.

"Jika negara-negara luar tertarik dan membeli alutsista produk Indonesia, maka akan banyak menghasilkan devisa bagi negara, serta meningkatkan surplus neraca perdagangan yang selama ini masih belum tinggi surplusnya dibanding impor," ujar Arief.

Baca Juga:

Menhan Prabowo Bicara Peluang Serang Negara Lain di Komisi I DPR

Ia juga mengingatkan, Prabowo Subianto untuk menjaga kedaulatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Arief, menjaga kedaulatan NKRI merupakan pekerjaan rumah yang besar dan penting.

"PR baru Menhan menjaga kedaulatan negara kita," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Menhan Prabowo Terima Kunjungan Dubes AS Hingga Arab Saudi, Bahas Apa?

#PT Pindad #BUMN #Prabowo Subianto #Menteri Pertahanan #Arief Poyuono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Denny JA Usulkan Reformasi Hukum Korupsi, Soroti Kerugian Negara
Denny JA mengusulkan reformasi delik korupsi agar risiko bisnis yang wajar dibedakan dari tindak pidana. Simak gagasan dan alasannya.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Denny JA Usulkan Reformasi Hukum Korupsi, Soroti Kerugian Negara
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Bagikan