PPP Terbuka Diskusi dengan NasDem
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhamad Arwani Thomafi. Foto: Arief/Man/DPR
MerahPutih.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Sekjen PPP, Arwani Thomafi mengatakan bahwa partainya terbuka berdiskusi dengan parpol-parpol lain. Termasuk, berdiskusi dengan NasDem.
Baca Juga
"Kami sangat terbuka ya untuk bisa silaturahmi, diskusi, dan berkunjung dengan partai-partai lain. Termasuk NasDem," kata Arwani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2).
Arwani menegaskan PPP saat masih berada dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yang digagas bersama Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).
"Jadi saat ini PPP berada dalam KIB. Tentu apapun dinamika yang terjadi tentu kita akan melalui tahapan yang kita sepakati bersama," ujarnya.
Baca Juga
NasDem Beberkan Tujuan Pertemuan Surya Paloh-Jokowi di Tengah Isu Reshuffle
Karena itu, kata Arwani, PPP akan melalui berbagai tahapan yang telah disepakati bersama terkait pengusungan capres dan cawapres 2024.
"Misalnya pada saat tertentu pasti akan membahas siapa capres-cawapres, bagaimana kalau sudah sepakat, bagaimana kalau tidak sepakat. Tentu ada hal-hal yang kita bicarakan," jelas dia.
Termasuk, lanjut Arwani, masing-masing partai di KIB mempunyai nama-nama yang nantinya disodorkan untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024.
"Mungkin kita di internal PPP sendiri juga ada beberapa nama yang itu saya kira akan pada saatnya kita akan membahasnya," pungkasnya. (Pon)
Baca Juga
Pengamat Sebut 3 Sosok Ini Berpeluang Gantikan Menteri dari NasDem Jika Terjadi Reshuffle
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan
DKPP Janji Penyelesaian Etik Penyelenggara Pemilu Dijamin Cepat
TII Rekomendasikan 7 Penguatan Demokrasi, Termasuk Pemisahan Jadwal Pemilu