PPP akan Tentukan Capres Usai HUT PDIP

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 10 Januari 2023
PPP akan Tentukan Capres Usai HUT PDIP

Suasana Jelang HUT ke-50 PDIP. (Foto: MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peringatan HUT ke -50 PDIP rupanya juga dipantau partai lain untuk menentukan langkah politik mereka. Salah satunya soal siapa yang diusung menjadi bakal calon Presiden untuk Pemilu 2024.

Waketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara menyatakan capres yang akan diusung PPP menunggu selesai HUT PDIP.

Baca Juga:

Presiden Jokowi jadi Tamu Spesial di HUT ke-50 PDIP

"Nanti kita lihat setelah harlah PDIP. Bagaimana kondisi konstalasi yang ada,” kata Amir di Jakarta, Selasa (10/1).

Amir mengatakan pihaknya bakal melihat dulu jika ada keputusan yang diambil PDIP di acara HUT itu terkait urusan pilpres.

"Kita kan namanya mau bertanding, mau bersaing kan kita lihat dulu siapa lawan tanding," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi Keuangan DPR ini mengatakan partainya sekaligus ingin memantau perkembangan konstelasi politik yang ada.

"Nunggu konstelasi yang ada," ujar Amir.

Baca Juga:

Soal Kejutan di HUT ke-50 PDIP, Puan: Cuma Ibu Megawati yang Tahun

Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto belum bisa menebak secara pasti apakah Ketum Megawati Soekarnoputri akan mengumumkan capres di perayaan ulang tahun partai atau tidak.

Menurut Hasto, Megawati biasa mencari momentum yang tepat untuk mendeklarasikan jagoan PDIP di pesta demokrasi mendatang.

"Dia sedang mempersiapkan dengan sebaik-baiknya," ujar Hasto.

Terkait nama capres, Hasto mengakui belum mendapatkan bocoran dari Megawati. Termasuk, kemungkinan Megawati memilih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP. (Knu)

Baca Juga;

Puan Ungkap Alasan tak Undang Parpol Lain di HUT Ke-50 PDIP

#PDIP #DPP PPP #Hasto Kristiyanto #Capres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan