Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PP Pertina Tetap Konsisten Jalankan Agenda Organisasi

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Kamis, 03 Desember 2015
PP Pertina Tetap Konsisten Jalankan Agenda Organisasi

Kejuaraan tinju Wapres Cup IV dan Walikota Cup III yang berlangsung 29 November-5 Desember 2015 tersebut diikuti 114 peserta dari 26 provinsi. (Foto: kemenpora.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Olahraga - Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) menegaskan bakal tetap konsisten menjalankan agenda organisasi. Termasuk, agenda di tahun 2016 yang bakal dikerjakan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Pertina, Martinez Dos Santos, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berjalan digaris yang sudah ditentukan. Misalnya saja, mengacu pada kalender tahunan PP Pertina.

"Karena itu, kita tidak ingin buang-buang waktu dan energi untuk hal yang tidak penting. Kalau masih ada ribut-ribut soal pemecatan Ketua Pertina Sulsel, biarkan saja, tidak perlu diperpanjang. Sekarang saatnya mencari prestasi," katanya menanggapi pemecat Ketua Pertina Sulsel, Ryan Latief.

Meski demikian, akhirnya Martinez bersedia meluruskan hal tersebut. Dipaparkan Martinez, apa yang dilakukan Ryan tidak lagi dapat ditolerir. Bahkan, ketupusan tersebut diputuskan langsung Ketua Umum PP Pertina, Reza Ali. Surat pemecatan Ryan Latief sebagai ketua Pertina Sulsel sudah diputuskan sejak 23 November 2015.

SK pemecatan juga sudah ditembuskan ke pihak terkait seperti KONI Pusat, Gubernur Sulsel, KONI Sulsel serta pengcab pertina se- Sulawesi Selatan.

"Kami sudah lama memberikan peringtakan agar yang bersangkutan menunjukkan itikad baik. Namun, masih tetap tidak berubah," imbuh mantan Manajer Juara dunia tinju kelas terbang mini versi IBF, M Rahman tersebut.

Dalam pandangan PP Pertina, Ryan Latief dianggap telah merusak nama baik organisasi Pertina dan negara Indonesia akibat keputusan memboikot Turnamen Tinju Internasional President Cup 2015 di Palembang, Sumatera Selatan.

Selain itu, menolak dan tidak mengindahkan surat PP Pertina No 30/SJ/PP Pertina/II/2015 tanggal 4 Februari 2015 tentang pemanggilan petinju dan pelatih untuk mengikuti Pelatnas kejuaraan Piala Presiden 2015 demi kepentingan bangsa dan negara melalui kejuaraan tinju amatir internasional.

Kemudianan, dinilai merendahkan dan mempermalukan organisasi Pertina dan PP Pertina secara terbuka di media sosial dengan menyebut jika ada mafia di tinju amatir atau Pertina.

Alasan lain yakni telah menyalahgunakan/melampaui kewenangan sebagai Ketua Pertina Sulsel dalam menindak hakim/juri nasional atau petinju nasional serta mengintimidasi perangkat pertandingan PP Pertina. Sehingga, dapat merugikan pembinaan tinju amatir baik di Sulsel atau di tingkat nasional.

Selain itu, Ryan Latif selaku Ketua Pertina Sulsel pada saat pelaksanaan Musyawarah kerja Nasional (Mukernas) di Makassar yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Kejurnas Elite 2014, ternyata tidak menghadiri mukernas tersebut.

"Bahkan, menggunakan institusi Pertina dan membawa atlet dalam kegiatan politik praktis di Pilkada Luwu Timur, Sulsel. Hal tersebut, sangat merugikan Pertina sebagai wadah atau organisasi olahraga yang dikhawatirkan memecah bela persatuan, soliditas, kebersamaan yang begitu dibutuhkan untuk pembinaan tinju amatir Indonesia. Bahkan, peluang atlet Sulsel memperkuat Timnas di Piala Presiden 2015 akhirnya terputus," tutupnya. (esa)

BACA JUGA:

  1. Satlak Prima Dukung Cabor Lolos Olimpiade 2016
  2. Kesehatan Atlet Olimpiade Brasil 2016 Jadi Fokus KOI
  3. Jadi Sponsor Piala Eropa 2016, Berikut Rencana Carlsberg
  4. Carlsberg Futsal Tournament 2015 Terganjal Kualifikasi PON
  5. Diikuti 138 Tim, Carlsberg Futsal Tournamen 2015 Siapkan Hadiah 100 Juta
#Tinju #KONI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Sekjen NOC Indonesia Wijaya Noeradi menjelaskan kronologi pencabutan pengakuan IBA oleh IOC saat menjadi saksi dalam sidang gugatan Pertina di PTUN Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Indonesia
Kejari Solo Terima Hasil Korupsi Dana Hibah KONI, Total Pengembalian Capai Rp 255 Juta
Kejari Solo menerima dana hibah KONI senilai Rp 35 juta. Kini, totalnya sudah mencapai Rp 255 juta yang diterima dari dua tersangka.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Kejari Solo Terima Hasil Korupsi Dana Hibah KONI, Total Pengembalian Capai Rp 255 Juta
Indonesia
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, menerima penghargaan dari KONI. Ia mengajak banyak pihak untuk memperhatikan atlet purnatugas.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Indonesia
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
KONI menganugerahi Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, sebagai tokoh peduli olahraga.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
Olahraga
Prasetyo Edi Sambut Kehadiran Shin Tae-yong di Persija: Pelatih Bagus untuk Macan Kemayoran
Prasetyo Edi Marsudi menyambut positif penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta. Tingkatkan kualitas Persija dan kompetisi sepak bola Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Edi Sambut Kehadiran Shin Tae-yong di Persija: Pelatih Bagus untuk Macan Kemayoran
Indonesia
Ditetapkan Tersangka Dana Hibah Rugikan Negara Rp1 Miliar, Eks Ketua KONI Bantah Korupsi
Dia membantah menggunakan dana KONI Solo untuk kepentingan pribadinya.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Ditetapkan Tersangka Dana Hibah Rugikan Negara Rp1 Miliar, Eks Ketua KONI Bantah Korupsi
Indonesia
Kejari Tetapkan Mantan Ketua KONI Solo Tersangka Korupsi Dana Hibah, Kerugian Rp 1 Miliar
Penyimpangan terjadi setelah dana hibah dari Pemkot Surakarta masuk ke rekening KONI dan dilakukan pencairan.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Kejari Tetapkan Mantan Ketua KONI Solo Tersangka Korupsi Dana Hibah, Kerugian Rp 1 Miliar
Olahraga
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Pertina NTT mengambil langkah dalam sengketa hukum melawan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Olahraga
NOC Indonesia Menerima 6 Anggota Baru, Termasuk Cabang Olahraga Balap Unta dan Piring Terbang
Ketum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menuturkan, penerimaan enam cabor baru ini sebagai syarat mengikuti multievent di tingkat internasional.
Frengky Aruan - Rabu, 16 Juli 2025
NOC Indonesia Menerima 6 Anggota Baru, Termasuk Cabang Olahraga Balap Unta dan Piring Terbang
Lifestyle
Petinju Julio Cesar Chavez Jr Ditangkap Imigrasi AS, Disebut Terlibat Kartel Narkoba Sinaloa
DHS menyebut Chavez Jr sebagai ‘petinju Meksiko ternama dan imigran ilegal kriminal’ yang saat ini sedang diproses untuk deportasi cepat.
Dwi Astarini - Jumat, 04 Juli 2025
Petinju Julio Cesar Chavez Jr Ditangkap Imigrasi AS, Disebut Terlibat Kartel Narkoba Sinaloa
Bagikan