Potensi Sampah PRJ: Buka Lapangan Pekerjaan Hingga Pupuk Daur Ulang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 29 Juni 2025
Potensi Sampah PRJ: Buka Lapangan Pekerjaan Hingga Pupuk Daur Ulang

Suasana pengunjung memadati berbagai stand di Area Pekan Raya Jakarta (PRJ). (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perhelatan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) selalu mengundang antusiasme tersendiri bagi para pengunjungnya.

Tak heran, pameran multiproduk terbesar, terlengkap, dan terlama di Kawasan Asia Tenggara itu selalu banjir pengunjung setiap tahunnya.

Mengingat banyaknya pengunjung yang datang setiap harinya, PRJ 2025 menyiagakan tim khusus untuk sektor kebersihan untuk mengatasi sampah-sampah yang berserakan.

Baca juga:

Harga Resmi Tarif Parkir Seharian di PRJ: Motor Rp 15 Ribu, Mobil Rp 35 Ribu

"Karena yang datang itu kan ribuan hingga puluhan ribu per hari nya, jadi kita harus siap siaga agar pengangkutan sampah lancar dan tidak ada penumpukan. Tujuan utama kita itu bebas dari sampah supaya pengunjung merasa nyaman," kata Asisten General Manager Operasional JIEXPO, Kenny Tan di Jakarta, Sabtu (29/6).

Kenny menjelaskan ada sekitar 650 orang yang terlibat dalam sektor kebersihan. Menurut dia, tim kebersihan itu direkrut dari masyarakat sekitar lokasi pameran, kawasan Kemayoran

"Kita sudah dari 2011 stop outsourch, jadi kita pakai inhouse semua kita kelola sendiri, kita pekerjakan sendiri. Jadi, kita buka lapangan pekerjaan buat banyak orang, khususnya yang berada di sekitar," tuturnya

Baca juga:

Anak-Anak dan Lansia Bisa Gratis Masuk PRJ 2025, Begini Syaratnya

Menurut Kenny, wilayah paling rawan akan sampah yakni area outdoor, khususnya Open Space. Hal itu dikarenakan daerah ini menjadi titik bertemunya para pengunjung dengan booth makanan.

"Karena banyak orang makan juga, jadi suka ada yang buang sembarangan sampah bekas makan, flyer promosi. Area ini paling menantang," ucap Kenny.

Kenny menuturkan sampah-sampah selama pelaksanaan PRJ akan didaur ulang. "Jadi pure tidak ada limbah kita yang dibuang ke tempat lain. Kalau sampah basah ada yang jadi pupuk, ternak maggot, itu nanti dibuang ke UMKM lagi," tandasnya. (Asp)

#PRJ #Sampah #Jakarta Fair
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Bagikan