Postingan Terakhir Menteri KKP Edhy Prabowo di Amerika Sebelum Ditangkap KPK

Thomas KukuhThomas Kukuh - Rabu, 25 November 2020
Postingan Terakhir Menteri KKP Edhy Prabowo di Amerika Sebelum Ditangkap KPK

Menteri KKP Edhy Prabowo (berdiri kanan) berfoto bersama saat penandatanganan kerjasama KKP dengan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University. (IG: edhy.prabowo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat di Tanah Air dihebohkan dengan penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (25/11) dini hari. Dia ditangkap penyidik KPK sesaat setelah turun dari pesawat di bandara Soekarno-Hatta sepulang lawatannya ke Amerika Serikat (AS).

Politikus Gerindra ini ditangkap dalam dugaan korupsi proyek ekspor benih lobster atau benur. Menariknya, beberapa hari sebelum ditangkap lembaga antirasuah tersebut, Edhy sempat memposting beberapa kegiatannya selama di AS di akun resmi instagram miliknya @edhy.prabowo.

Dalam unggahan tiga hari yang lalu (22/11) misalnya, dia memamerkan foto bersama saat penandatanganan kerjasama KKP dengan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.

“Siang tadi waktu Amerika, saya menyaksikan penandatanganan kerjasama antara KKP dengan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University. Kerjasama ini mencakup transfer teknologi dan pengetahuan terkait produksi induk udang unggul melalui pembangunan Broodstock Center Udang di Indonesia,” tulis Edhy dalam unggahan tersebut.

Edhy Prabowo
Menteri KKP Edhy Prabowo dalam kunjungan kerja ke AS untuk kerjasama antara KKP dengan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University. (IG: edhy.prabowo)

Baca Juga

Wakil Ketua KPK: Menteri Edhy Prabowo Ditangkap Bersama Keluarga

Dia melanjutkan, bila Indonesia mampu menghasilkan indukan udang vaname sendiri, target produksi udang nasional 1,5 juta ton per tahun pada 2024 akan terpenuhi.

Tentunya, lanjut Edhy, hal itu dibarengi dengan langkah strategis lain. Seperti penyederhanaan izin operasional budidaya, kemudahan pinjaman modal, hingga perbaikan sarana dan prasana tambak yang saat ini sudah berjalan.

“Mohon doanya semoga poin-poin kerjasama dengan lembaga riset ternama di Amerika Serikat ini dapat segera diimplementasikan. Sehingga budidaya udang berkelanjutan di Indonesia bisa berjalan mandiri. Semangat...,” tulisnya.

Edhy Prabowo
Menteri KKP Edhy Prabowo dalam lawatan kerja ke AS. (IG; edhy.prabowo)

Sehari setelahnya, Edhy kembali memosting foto kegiatan lain dalam kunjungan kerja di AS. Dia menemui ABK asal Indonesia yang selama ini bekerja di AS. “Banyak hal yang mereka sampaikan tentang dinamika kerja di luar negeri, termasuk kerinduan terhadap keluarga di Indonesia,” kata dia.

Meski mencari nafkah di Negeri Paman Sam, menteri pengganti Susi Pudjiastuti ini melanjutkan, para ABK ini tetaplah nelayan Indonesia. KKP akan selalu berkomunikasi dengan pihak KJRI untuk mengetahui kabar teman-teman di sini.

Baca Juga:

BREAKING NEWS: Operasi Dini Hari, KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo

“Tetap semangat, saya yakin pengalaman kerja teman-teman akan bermanfaat untuk kemajuan sektor kelautan dan perikanan Indonesia.”

Namun sayang, ternyata kepulangan Edhy ke Tanah Air telah ditunggu para penyidik KPK. Dia langsung ditangkap tak lama setelah turun dari pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (25/11).

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan Edhy ditangkap di Bandara Soekarni-Hatta sekitar pukul 01.23. “Yang bersangkutan (Edhy Prabowo) ditangkap bersama beberapa orang dari Kementerian Kelautan dan keluarganya,” kata Ghufron kepada MerahPutih.com. (Pon)

#Edhy Prabowo #Menteri Kelautan Dan Perikanan #KPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bupati Rejang Lebong Nonaktif Fikri Thobari Akui Terima Rp550 Juta
Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari mengakui menerima uang Rp550 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Bupati Rejang Lebong Nonaktif Fikri Thobari Akui Terima Rp550 Juta
Indonesia
Kembangkan Kasus OTT di Bogor, KPK Sita Duit Ratusan Juta di Kantor ART/BPN Jatim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah seusai menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur pada 24 September 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kembangkan Kasus OTT di Bogor, KPK Sita Duit Ratusan Juta di Kantor ART/BPN Jatim
Indonesia
KPK Bantah Arif Sugiyanton Orang Kepercayaan Nusron Wahid Eks Pegawainya, Tapi Bekas Polisi
KPK tegaskan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bukan pegawai lembaganya usai terciduk OTT suap HGB Summarecon, bongkar status aslinya sekarang!
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
 KPK Bantah Arif Sugiyanton Orang Kepercayaan Nusron Wahid Eks Pegawainya, Tapi Bekas Polisi
Indonesia
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan KPK periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Indonesia
Pengusutan Kasus Suap HGB Berlanjut, KPK Geledah BPN Kota Mojokerto
KPK kembali menggeledah Kantor BPN Kota Mojokerto terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Pengusutan Kasus Suap HGB Berlanjut, KPK Geledah BPN Kota Mojokerto
Indonesia
KPK Dalami Aliran Rp 106,3 Miliar dalam Kasus Suap HGB Summarecon, Nama Nusron Wahid Disebut
KPK mendalami aliran uang Rp 106,3 miliar dalam kasus suap HGB Summarecon. Kini, nama Nusron Wahid ikut disebut.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
KPK Dalami Aliran Rp 106,3 Miliar dalam Kasus Suap HGB Summarecon, Nama Nusron Wahid Disebut
Indonesia
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Diduga Terima Gratifikasi Rp 11,14 Miliar
KPK menduga Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena menerima gratifikasi dengan total Rp 11,14 miliar sepanjang 2023 hingga 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 22 September 2026
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Diduga Terima Gratifikasi Rp 11,14 Miliar
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Kasus Pemerasan
Sirajudin Lasena ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Kasus Pemerasan
Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Bolmut Senilai Rp200 Juta
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 22 September 2026
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Bolmut Senilai Rp200 Juta
Indonesia
RUU Perampasan Aset masih Dibahas, DPR Serap Masukan Eks Pemimpin KPK
Parlemen masih membuka ruang bagi berbagai pihak untuk memberikan masukan terhadap substansi regulasi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
RUU Perampasan Aset masih Dibahas, DPR Serap Masukan Eks Pemimpin KPK
Bagikan