Polrestabes Bandung Periksa 5 Polisi Terkait Video Bullying Ferdian Paleka

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 10 Mei 2020
Polrestabes Bandung Periksa 5 Polisi Terkait Video Bullying Ferdian Paleka

Ferdian Paleka, usai ditangkap polisi. ANTARA/HO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polrestabes Bandung memeriksa lima anggota polisi video viral bullying terhadap youtuber Ferdiansyah alias Ferdian Paleka cs oleh tahanan yang lain.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri mengungkapkan kelimanya diperiksa terkait adanya tahanan yang membawa telepon genggam sehingga memvideokan dan mengupload aksi perundungan tersebut.

Baca Juga

Viral Video Perundungan Youtuber 'Sampah' Ferdian Paleka, Ini Kata Polisi

"(Tahanan bawa hp) tidak boleh dong, makanya piket penjagaan diperiksa juga," kata Galih kepada wartawan, Minggu, (10/5).

"Sementara 5 (anggota), bukan karena melakukan penganiayaan dan persekusi, tetapi karena kelalaian sehingga aksi itu terjadi," sambungnya.

Selain itu, kata Galih, pihaknya juga sudah memeriksa tahanan yang memvideokan dan mengupload aksi perundungan tersebut.

"Yang melakukan itu sesama tahanan, baik yang memvideokan dan mengupload, kita sudah sita hp dan memeriksa yang bersangkutan," jelasnya.

Ferdian Paleka saat di-bully tahanan penghuni sel Mapolrestabes Bandung. (Foto: tangkapan layar video viral)
Ferdian Paleka saat di-bully tahanan penghuni sel Mapolrestabes Bandung. (Foto: tangkapan layar video viral)

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan perundungan itu terjadi lantaran tahanan lain tidak suka dengan perlakuan Ferdian dan dua rekannya itu atas konten prank sampah tersebut.

"Jadi ada kekesalan antar sesama tahanan karena kelakuan ferdian memberikan makan sampah," ucapnya.

Rekaman video tersebut diketahui ternyata direkam juga oleh tahanan yang lainnya. Dengan ini, kata Ulung, pihaknya akan memeriksa anggotanya terkait dengan kasus perundungan hingga adanya tahanan yang mempunyai hp di tahanan.

"Anggota yang jaga akan kita proses," ungkapnya.

Sebelumnya, Ferdian Paleka membuat prank sembako berisi sampah dan batu untuk transpuan akhirnya ditangkap polisi. Ferdian ditangkap polisi di Jalan Tol Tangerang-Merak pada Jumat (8/5) dini hari.

Seperti diketahui, Ferdian Paleka bersama rekannya TF dan A, melakukan aksi prank dengan memberikan dus makanan berisi sampah dan batu, ke beberapa transpuan di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung.

Aksinya tersebut direkam dan diunggah ke media sosial Youtube, yang berhasil menuai kecaman dari masyarakat. Setelah para korbannya melapor, polisi dari Satreskrim Polrestabes Bandung langsung lakukan penyelidikan.

Baca Juga

Korban Sembako Sampah Lapor, Polisi Buru Youtuber Ferdian Paleka

Lalu, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan perundungan atau bullying yang dialami Ferdiansyah alias Ferdian Paleka, M Aidil Fitrisyah dan Tubagus Fahddinar di dalam sel tahanan Polrestabes Bandung.

Dalam video tersebut, ketiganya disuruh push up dan sit up oleh para tahanan yang lain dengan tidak menggunakan pakaian. (Knu)

#Youtuber #Bandung
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi Wakil Dihentikan, Wali Kota Bandung: Terpenting Adanya Kepastian Hukum
Pemkot Bandung sejak awal berkomitmen menghormati seluruh proses hukum yang berjalan serta memastikan roda pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Kasus Dugaan Korupsi Wakil Dihentikan, Wali Kota Bandung: Terpenting Adanya Kepastian Hukum
Lifestyle
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Setiap pekan, komunitas ini menyalurkan sedikitnya 300 porsi makanan.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Indonesia
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 membuat Bandung diserbu wisatawan. KAI mencatat 91 ribu penumpang KA Jarak Jauh, 208 ribu KA Lokal, dan 75 ribu Whoosh.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Indonesia
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Polda Jabar menetapkan enam tersangka kerusuhan May Day di Bandung. Mayoritas pelajar, terbukti lakukan pembakaran dan perusakan fasilitas publik di Tamansari.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Indonesia
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Aksi perusakan tersebut meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Indonesia
PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
KA Sangkuriang dari Banyuwangi akan menempuh jarak mencapai 1.002 kilometer dan melintasi Jember, Lumajang, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Ciamis, Tasikmalaya hingga tujuan akhir Bandung.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
 PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
Dunia
YouTuber Amerika Johnny Somali Dihukum 6 Bulan Penjara, Bikin Ulah dan Berlaku Kasar di Korea Selatan
Somali memicu kemarahan publik luas akibat perilakunya yang provokatif dan merendahkan.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
YouTuber Amerika Johnny Somali Dihukum 6 Bulan Penjara, Bikin Ulah dan Berlaku Kasar di Korea Selatan
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Kawasan Bantaran Rel di Kiaracondong Bandung bakal Disulap Jadi ‘Apartemen’, Dialokasikan bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah
Aset KAI di Bandung direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal terintegrasi khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kawasan Bantaran Rel di Kiaracondong Bandung bakal Disulap Jadi ‘Apartemen’, Dialokasikan bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah
Bagikan