Politisi PDI-Perjuangan Sebut Konflik Polri vs KPK Politis

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 31 Januari 2015
Politisi PDI-Perjuangan Sebut Konflik Polri vs KPK Politis

Gerakan Ganyang Mafia Hukum (GGMH) berunjukrasa dalam menyikapi kasus calon Kapolri Komjen Pol BG di depan Gedung Merdeka Bandung (Foto: Antarafoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hamid Basyaib mengatakan bahwa Presiden Jokowi tidak menduga perseteruan antara Polri dan KPK bereskalasi besar. Sebab, perseteruan antara lembaga penegak hukum ini berawal ditetapkannya Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.

"Saya rasa beliau (Presiden Jokowi) tak menduga eskalasinya sebersar ini," kata Hamid usai menjadi pembicara diskusi di restoran Gado-Gado Baplo, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1).

Hamid melihat perseteruan antara KPK dan Polri ini cukup politis. Hal tersebut dapat dilihat dari betapa Komjen Budi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah Komjen Budi berhasil lolos dari uji kelayakan dan kepatutan dan kemudian disetujui dalam sidang Paripurna. Begitu juga dengan kasus Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto yang ditangkap personel Polri yang secara tiba-tiba.

BACA JUGA: Demonstran: Abraham dan BW Jadi Pemantik Perseteruan KPK Vs Polri

"Sama seperti halnya pak BW ditangkap dengan cara yang sangat mengejutkan juga. Poin saya, ini akhrnya adalah politik. Dan itu yang saya sesalkan dan itu kembali ke Pak Jokowi," pungkasnya.

Namun Hamid tak mau ikut campur dan masuk dalam konflik KPK vs Polri yang dia sendiri sebut konflik politis itu. Dia hanya mengatakan bahwa Jokowi adalah tidak salah kalau misalnya Komjen Budi dilantik sebagai Kapolri. Apalagi, melantik atau tidaknya Komjen Budi sebagai Kapolri adalah hak proregatif Jokowi sebagai Presiden dan kepala pemerintahan.

"Itu kembali ke pak Jokowi karena apa yang salah dengan pak Jokowi," pungkasnya. (hur)

 

BERITA LAINNYA:

Bertemu Prabowo, Jokowi Tinggalkan Megawati?

Karyono Wibowo: TNI Hanya Back-Up Jokowi dalam Keadaan Terjepit

#PDIP #Polri #KPK Vs Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Indonesia
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri
Polisi kini memburu seorang warga negara China berinisial GCZ yang diduga menjadi salah satu aktor penting dalam jaringan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri
Indonesia
TNI Siap Ikut Amankan Demo Besar 27 Agustus, Jika Diminta Polri
TNI menegaskan siap dilibatkan dalam pengamanan aksi demonstrasi besar yang akan digelar di sejumlah titik pada Kamis (27/8) ini.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
TNI Siap Ikut Amankan Demo Besar 27 Agustus, Jika Diminta Polri
Indonesia
Polri Izinkan Demo Sampaikan Aspirasi, Ingatkan jangan Matikan Aktivitas Warga
Ruang publik bukan hanya milik kelompok yang sedang menyampaikan aspirasi.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Polri Izinkan Demo Sampaikan Aspirasi, Ingatkan jangan Matikan Aktivitas Warga
Indonesia
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak warga negara yang dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Indonesia
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Asap yang muncul dari kebakaran juga menjadi ancaman bagi keselamatan mereka saat berada di lapangan.
Frengky Aruan - Rabu, 26 Agustus 2026
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Indonesia
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk memperkuat pencegahan, pemadaman, dan penanganan karhutla.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Indonesia
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Sosok cukong pendana pembakaran yang diduga berada di balik layar maraknya kasus kebakaran lahan belum tersentuh.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Indonesia
Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim Polri
Kasus tersebut berasal dari penyelenggaraan haji khusus dan umrah.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim Polri
Indonesia
Gempa NTT, Pengungsi Hadapi Persoalan Air Bersih hingga Akses Jalan
Kebutuhan air bersih, fasilitas sanitasi, layanan kesehatan, hingga akses jalan menjadi perhatian di sejumlah lokasi pengungsian.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Gempa NTT, Pengungsi Hadapi Persoalan Air Bersih hingga Akses Jalan
Bagikan