Polisi Temukan Bahan Peledak Aktif di Rumah Terduga Teroris

Ana AmaliaAna Amalia - Senin, 12 Desember 2016
Polisi Temukan Bahan Peledak Aktif di Rumah Terduga Teroris

Deskripsi : Rumah orang tua terduga teroris Khafidz Fatoni di Dusun Gebang RT 002/ RW 006, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. (Foto: MeraPutih/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Wakapolres Ngawi, Kompol Suhono yang dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan bahan-bahan pembuat bom oleh Tim Densus 88 Anti Terror (AT) Mabes Polri dan Sat Jihandak Brimob Madiun, di rumah orang tua terduga teroris jaringan Bekasi, Khafidz Fatoni di Dusun Gebang RT 002/ RW 006, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.

"Pengeledahan oleh Tim Densus 88 dan Sat Jihandak Brimob Madiun, menemukan bahan-bahan pembuat bom," ungkap Suhono.

Namun, Suhono yang dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan lebih dari hasil penggeledahan dirumah orangtua terduga teroris itu.

Bahan-bahan untuk membuat bom yang ditemukan di rumah orang tua Khafidz, merupakan bahan pembuat bom yang memiliki daya ledak tinggi (high explosive).

Dan berdasarkan informasi, setelah dirakit, rencananya bom tersebut akan diledakkan pada malam tahun baru mendatang.

Bahan-bahan bom yang diduga kimiawi ini, rencananya akan dimusnahkan di markas komando (Mako) Brimob Kompi 2C di Jalan Setia Budi, Kota Madiun, Senin (12/12).

Terduga teroris Khafidz Fatoni ini yang ditangkap Tim Census 88 Anti Terror Mabes Polri Minggu (11/12) di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, memiliki keahlian merakit bom dan Khafidz diduga merupakan anggota jaringan Bahrun Naim, Solo. (Mauritz)

BACA JUGA:

  1. Satu Orang Terduga Teroris Terkait Bom Bekasi Diamankan
  2. Terungkap, DYN Pernah Jadi TKI di Oman
  3. Tim Densus 88 Geledah Rumah Tersangka Teroris Bekasi di Solo
  4. Kronologi Terungkapnya Rencana Jahat Peledakan Istana Negara oleh DYN
  5. Penemuan Bom Bekasi, Polisi Ringkus Empat Tersangka

 

#Teror Bom #Mabes Polri #Densus 88 #Teroris
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Polisi Boleh Main Medsos, Mabes Polri Kasi Syarat Asal untuk Kebaikan Institusi
Tetap diperbolehkan selama diarahkan untuk kepentingan institusi, khususnya fungsi kehumasan, dan berada di bawah koordinasi resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Polisi Boleh Main Medsos, Mabes Polri Kasi Syarat Asal untuk Kebaikan Institusi
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Indonesia
Perwira Polri Terlibat Pemilikan Narkoba di NTB Dibawa ke Bareskrim Polri
Dengan memberangkatkan AKP Malaungi pada pagi tadi ke Mabes Polri, kini Mabes Polri dapat melengkapi susunan puzzle dari kasus peredaran narkoba di wilayah NTB
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Perwira Polri Terlibat Pemilikan Narkoba di NTB Dibawa ke Bareskrim Polri
Indonesia
Terseret Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berpotensi Dipecat dari Polri
Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, menjalani sidang etik di Mabes Polri. Ia pun terancam dipecat dari Polri.
Soffi Amira - Kamis, 19 Februari 2026
Terseret Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berpotensi Dipecat dari Polri
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Polri memutasi 85 perwira pada Januari 2026. Pengamat kepolisian mengingatkan mutasi harus jadi instrumen reformasi, bukan sekadar rutinitas administratif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Indonesia
Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati Divonis Masa Percobaan 6 Bulan
Mantan pegawai AIPA, Laras Faizati Khairunnisa, divonis masa percobaan enam bulan dalam kasus penghasutan bakar Mabes Polri.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati Divonis Masa Percobaan 6 Bulan
Bagikan