Polisi Tangkap Empat Pria Kencingi Bendera Merah Putih

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 11 Agustus 2019
Polisi Tangkap Empat Pria Kencingi Bendera Merah Putih

Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi menangkap empat orang pria dalam video viral bendera merah putih dikencingi. Keempat pria tersebut sedang diperiksa intensif untuk dimintai keterangan.

Empat pelaku yang diamankan antara lain Bambang Oktri Swesta, M Fachrobby Subartha, Mayanda Sandi Septia Hadi, dan Dino Satria Wiratama. Keempatnya merupakan warga Indragiri Hulu.

Baca Juga: Pembakaran Bendera Tauhid, Hidayat Nur Wahid: Ini Urusan Ormas Sama Umat

"Saat ini ke 4 (empat) pemuda tersebut masih diinterogasi oleh tim gabungan Polres Inhu (Indragiri Hulu)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Minggu (11/8).

Dedi menerangkan empat pelaku melakukan hal tersebut pada Jumat (9/11) malam pukul 23.40 WIB. Video tersebut diunggah melalui Instagram story pelaku.

"Bambang memposting video tersebut ke insta strory Instagram miliknya dengan nama akun @boswestaaa," kata Dedi

Screenshot pemuda kencingi bendera merah putih

Polisi menyebut air seni pelaku tidak mengenai bendera merah putih.

"Mayanda buang air kecil di bawah bendera merah putih yang digantung (air seninya tidak mengenai bendera) di dekat pohon di depan parkir kendaraan roda 4 dan bendera tersebut merupakan bendera yang dijual menjelang peringatan HUT RI ke 74, sedangkan Dino Satria buang air di samping pohon tempat bendera tergantung (air seninya tidak mengenai bendera)," kata Dedi.

Baca Juga: MUI Minta Masyarakat Introspeksi Soal Pembakaran Bendera Tauhid

Mayanda dan Dino Satria merupakan dua dari empat pelaku yang diamankan polisi terkait video 'Merah Putih Dikencingi'. Dua pria yang diamankan lainnya yakni Bambang Oktri Swesta dan M Fachrobby Subartha.

Dedi menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada Jumat (9/11) malam pukul 23.40 WIB. Keempat pelaku awalnya sedang berada di sebuah Kafe di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Candirejo, Kecamatan Pasir Penyu untuk minum kopi.

Setelah itu, keempat pria tersebut menuju parkiran yang berada di halaman warung yang berjarak sekitar 8 meter dari Kafe tempat pelaku minum kopi. Saat di parkiran itu Mayanda dan Dino buang air di mana ada bendera merah putih yang menggantung.

"Mayanda dan Dino Satria merasa ingin buang air kecil dan tanpa berpikir panjang mereka langsung buang air kecil," ujar Dedi.

Baca Juga: Kabareskrim Ungkap Peristiwa Pembakaran Bendera Tidak Akan Terjadi, Jika...

Saat itulah Bambang dan Fachrobby merekam aksi dua rekannya menggunakan telepon genggam lalu diunggah ke media sosial. Akibat ulahnya itu, keempat pria diamankan dan sedang diperiksa intensif polisi

"Bambang memposting video tersebut ke insta strory Instagram miliknya dengan nama akun @boswestaaa," kata Dedi. (Knu)

#Mabes Polri #Bendera Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Berita Foto
Iring-iringan Kirab Bendera Pusaka Hadirkan Semarak HUT ke-81 RI di Monas Jakarta
Iring-iringan Kirab Bendera Pusaka melintasi Jalan Medan Merdeka Barat, Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 17 Agustus 2026
Iring-iringan Kirab Bendera Pusaka Hadirkan Semarak HUT ke-81 RI di Monas Jakarta
Berita Foto
Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Musiman Mulai Menjamur
Pedagang musiman menjajakan bendera merah putih kepada pembeli di Trotoar Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 10 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Musiman Mulai Menjamur
Indonesia
Jaga Muruah Polri, Mabes Pastikan tak Ada Ampun untuk Kasat Narkoba Tangsel
Polri berkomitmen menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan narkotika, termasuk yang melibatkan personel internal.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Jaga Muruah Polri, Mabes Pastikan tak Ada Ampun untuk Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Polri Gencarkan Perburuan Bandar Narkoba di Kalteng Usai 3 Anggota Gugur saat Penggerebekan
Polri menggencarkan perburuan bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah, setelah tiga anggota gugur saat operasi penggerebekan. Bareskrim meminta dukungan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Polri Gencarkan Perburuan Bandar Narkoba di Kalteng Usai 3 Anggota Gugur saat Penggerebekan
Indonesia
Petinggi Polisi Jadi Tersangka Permainan Harga Ompreng BGN, Mabes Polri Ngaku Tidak Bakal Lindungi
LMI diduga menentukan harga ompreng dan diduga telah memasukkan komponen keuntungan yang akan diberikan kepada dirinya sebagai imbalan agar pengadaan di titik tertentu mendapat persetujuan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Petinggi Polisi Jadi Tersangka Permainan Harga Ompreng BGN, Mabes Polri Ngaku Tidak Bakal Lindungi
Indonesia
Polisi Boleh Main Medsos, Mabes Polri Kasi Syarat Asal untuk Kebaikan Institusi
Tetap diperbolehkan selama diarahkan untuk kepentingan institusi, khususnya fungsi kehumasan, dan berada di bawah koordinasi resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Polisi Boleh Main Medsos, Mabes Polri Kasi Syarat Asal untuk Kebaikan Institusi
Indonesia
Perwira Polri Terlibat Pemilikan Narkoba di NTB Dibawa ke Bareskrim Polri
Dengan memberangkatkan AKP Malaungi pada pagi tadi ke Mabes Polri, kini Mabes Polri dapat melengkapi susunan puzzle dari kasus peredaran narkoba di wilayah NTB
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Perwira Polri Terlibat Pemilikan Narkoba di NTB Dibawa ke Bareskrim Polri
Indonesia
Terseret Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berpotensi Dipecat dari Polri
Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, menjalani sidang etik di Mabes Polri. Ia pun terancam dipecat dari Polri.
Soffi Amira - Kamis, 19 Februari 2026
Terseret Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berpotensi Dipecat dari Polri
Indonesia
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Polri memutasi 85 perwira pada Januari 2026. Pengamat kepolisian mengingatkan mutasi harus jadi instrumen reformasi, bukan sekadar rutinitas administratif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Bagikan