MerahPutih.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho membeberkan kondisi arus lalu lintas pascapenerapan rekayasa one way nasional terpantau terkendali.
Kakorlantas menyebut, hingga saat ini sistem satu arah nasional masih diberlakukan untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan.
Berdasarkan data pada Kamis (19/3), jumlah kendaraan pada puncak arus mencapai sekitar 270 ribu kendaraan.
“Angka ini meningkat sekitar 4,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan catatan 258 ribu kendaraan,” kata Agus, Jumat (20/3).
Agus menuturkan bahwa Jalan tol layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) sempat ditutup sementara selama kurang lebih satu setengah jam guna mendukung penerapan contraflow.
Baca juga:
Setelah rekayasa selesai dilakukan, jalur tersebut kembali dibuka dan arus lalu lintas berangsur lancar.
“(Tol) MBZ tadi (Kamis 19 Maret 2026) kita tutup hampir 1 setengah jam. Karena langkah-langkah daripada contraflow sudah selesai ya tentunya kita buka lagi, dan alhamdulillah sekarang lancar. Sudah lancar ya,” ungkap Irjen Agus.
Angka kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar 2,8 persen.
Sementara itu, angka fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami sampaikan bahwa peristiwa kecelakaan juga turun 2,8 persen per (Kamis 19 Maret 2026). Tetapi fatalitas korban yang meninggal dunia itu turun 40 persen. Jadi masih bagus, moga-moga sampai akhir Operasi Ketupat masih bisa kita pertahankan,” ucapnya. (Knu)