Polisi Perpanjang Penahanan Tersangka Penyebaran Konten Rasis Ambroncius

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Februari 2021
Polisi Perpanjang Penahanan Tersangka Penyebaran Konten Rasis Ambroncius

Kampanye Stop Rasis. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memperpanjang masa penahanan tersangka kasus penyebaran konten rasis Ambroncius Nababan selama 40 hari sejak hari ini hingga 24 Maret 2021.

"Penahanan diperpanjang karena (kasus) belum dilimpahkan (ke Kejaksaan)," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (16/2).

Baca Juga:

Penyidik Pegang Bukti Kuat Penjarakan Ambroncius Nababan

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, penyidik sedang mempercepat pemberkasan agar berkas perkara bisa segera diserahkan ke Kejaksaan.

Ambroncius ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran konten rasis terhadap mantan Anggota Komnas HAM Natalius Pigai, pada Selasa (26/1), kemudian ditahan di Rutan Bareskrim.

Ambroncius dijerat pasal berlapis yakni Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ambrosius Nababan. (foto: FB)
Ambrosius Nababan. (Foto: FB)

Selain itu, ia dijerat Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b ayat (2) UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Lalu Pasal 156 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Ambroncius Nababan mengunggah konten bernuansa rasis terhadap Natalius Pigai. Konten itu berupa foto kolase Natalius Pigai dan satwa yang diunggah oleh Ambroncius Nababan di akun Facebook-nya.

Unggahan Ambroncius itu untuk menyikapi pernyataan Natalius yang menyebut masyarakat berhak untuk menolak vaksin COVID-19. Postingan Ambroncius pun kemudian viral di media sosial dan dianggap sebagai tindakan rasisme. Ambroncius telah membantah bertindak rasis. (Knu)

Baca Juga:

Jadi Tersangka, Ambroncius Nababan Langsung Dijemput Polisi

#Rasis #Rasisme #UU ITE
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Port FC Buka Suara soal Dugaan Rasisme ke Bek Persib Gabriel Mutombo, Siap Hadapi Investigasi
Port FC membantah dugaan rasisme terhadap Gabriel Mutombo saat melawan Persib Bandung di Shopee Cup 2026/2027. Klub Thailand itu siap menghadapi investigasi.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Port FC Buka Suara soal Dugaan Rasisme ke Bek Persib Gabriel Mutombo, Siap Hadapi Investigasi
Berita
Curhat Lamine Yamal Ungkap Pengalaman Jadi Korban Rasisme di Markas Real Madrid Santiago Bernabeu
Bintang Barcelona Lamine Yamal blak-blakan soal pengalaman pahitnya menjadi korban rasisme di sepak bola, termasuk insiden di Bernabeu. Cek respons berkelasnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Curhat Lamine Yamal Ungkap Pengalaman Jadi Korban Rasisme di Markas Real Madrid Santiago Bernabeu
Indonesia
DPR Minta Kreator Konten Tanpa Etika Ditindak Tegas
Mendorong penyusunan regulasi yang mencakup perlindungan privasi, penggunaan identitas, perlindungan anak, hingga tanggung jawab atas dampak publikasi.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
DPR Minta Kreator Konten Tanpa Etika Ditindak Tegas
Olahraga
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Serangan verbal terhadap anak asuh Didier Deschamps bermula sejak fase gugur babak 32 besar berakhir
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Olahraga
Mbappe Sekak Balik Komen Rasis Senator Paraguay: Aib Nodai Sukses Timnas Negara Anda!
Kylian Mbappe mengecam komentar rasis senator Paraguay Celeste Amarilla usai laga 16 besar Piala Dunia 2026. FFF menyebut pernyataan itu memalukan dan berkomitmen menempuh jalur hukum.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Mbappe Sekak Balik Komen Rasis Senator Paraguay: Aib Nodai Sukses Timnas Negara Anda!
Indonesia
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Tindakan menormalisasi rasisme demi konten dan popularitas sangat berbahaya karena berpotensi merusak harmoni sosial dan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Olahraga
Penyerang Bhayangkara FC Tetap pada Pernyataan soal Dugaan Rasis Gelandang Persib Marc Klok, Tidak Mau Berkomentar Lagi di Publik
“Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya - saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya lidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius," tulis Henry Doumbia soal dugaan rasis Marc Klok.
Frengky Aruan - Rabu, 06 Mei 2026
Penyerang Bhayangkara FC Tetap pada Pernyataan soal Dugaan Rasis Gelandang Persib Marc Klok, Tidak Mau Berkomentar Lagi di Publik
Olahraga
Ricky Kambuaya Dapat ‘Serangan’ Rasisme Usai Laga Dewa United Banten FC Vs Persib Bandung, Beri Respons Berkelas
Gelandang Dewa United Banten FC menjadi sasaran serangan rasisme di akun media sosial.
Frengky Aruan - Selasa, 21 April 2026
Ricky Kambuaya Dapat ‘Serangan’ Rasisme Usai Laga Dewa United Banten FC Vs Persib Bandung, Beri Respons Berkelas
Indonesia
Viral Pemilik Cafe Unggah Dugaan Pencurian Jadi Tersangka UU ITE, Mabes Polri Janji Tindaklanjuti
Polri mengaku terdapat dua konstruksi peristiwa pelaporan atau saling lapor. Polri akan mengedepankan keadilan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
Viral Pemilik Cafe Unggah Dugaan Pencurian Jadi Tersangka UU ITE, Mabes Polri Janji Tindaklanjuti
Olahraga
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Kemarahan publik Argentina disinyalir berakar dari sikap Sneijder mendukung langkah tegas otoritas sepak bola Eropa
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Bagikan