Polisi Gantung Kasus Fabioli
Artis Muda Fabioli de Oliviera (Foto/Instagram)
MerahPutih Celeb - Sudah hampir 6 bulan berlalu kasus kekerasan yang dialami artis muda Fabioli de Oliviera tidak kunjung tuntas. Hingga kini Polisi belum bisa menemukan siapa orang yang tega menyiram artis muda dengan air keras.
Syuli Umboh ibunda dari Fabioli menjelaskan bahwa aparat Polisi Sektor Palmerah pernah memanggil soerang pria berinisial SA untuk dimintai keterangan. SA dipanggil polisi lantaran ciri-ciri pria penyiram air keras kepada artis muda Fabioli saat mirip dengan SA.

"Dulu kepolisian sempat memanggil beberapa saksi di lokasi kejadian. Bahkan saksi itu juga sempet curiga ada yang memata-matai selama dua hari di deket sekolah," ucap Syuli di gedung KPAI, Jakarta Pusat, Senin (13/7).
SA sendiri adalah rekan dari Syuli Umboh. Usai dipanggil oleh polisi SA sendiri hingga kini tidak diketahui jejaknya.
Sekedar kilas balik artis muda Fabioli de Oliviera disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada Januari 2015 silam. Fabioli disiram Air Alkalin di campur Porstek.
Artis muda yang bermain di sinetron 'Bunga Malam' disiram air keras oleh orang tidak dikenal saat pulang sekolah di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Hingga kini polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku penyiraman tersebut. (yni)
BACA JUGA:
Dicueki Kepolisian, Fabioli Adukan Kasus Kekerasan ke KPAI
Bagikan
Bahaudin Marcopolo
Berita Terkait
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
KPAI Sebut Tindakan Pendakwah yang Diduga Lakukan Pelecehan Bisa Picu Kecemasan dan Pengaruhi Mental Anak
3 Norma Dilanggar, KPAI Tegaskan Aksi Dai Cium Anak di Ruang Publik Bisa Masuk Ranah Hukum
KPAI Dorong Sekolah Perkuat Sistem Deteksi Dini Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, KPAI Sebut Longgarnya Pengawasan Keamanan Sekolah