MerahPutih.com - Polisi menduga masih ada korban lain yang tertimbun longsor gunung sampah yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3) kemarin di luar empat jenazah yang sudah ditemukan.
Total Sementara 10 Korban
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, menuturkan, berdasarkan data sementara, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 10 orang, terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung. Diduga para korban masih tertimbun longsoran.
"Kami menduga masih ada korban lain yang tertimbun longsoran, masih tahap pencarian," kata Kombes Kosumo, kepada wartawan di Bekasi, Senin (9/3).
Baca juga:
TKP Longsor Bantargebang Ditutup, 7.500 Ton Sampah Harian Jakarta Tidak Bisa Masuk
Saat ini tim evakuasi telah menemukan empat orang korban meninggal dunia dan dua sopir truk berhasil selamat saat dievakuasi. Adapun, nasib tiga korban lainnya masih belum jelas.
Kronologis dan Proses Evakuasi
Diketahui, longsor material sampah terjadi di TPST Bantargebang pada Minggu 8 Maret 2026 sekitar pukul 14.18 WIB. Peristiwa tersebut menimpa sejumlah truk sampah yang sedang mengantri untuk membongkar muatan.
Sejumlah instansi yang terlibat dalam penanganan antara lain Basarnas Special Group, Kantor SAR Kota Bekasi, BPBD Kota Bekasi, BPBD DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, serta unsur TNI dan Polri.
Baca juga:
Identitas 4 Korban Tewas Longsor Sampah Bantargebang, 2 Orang Sopir Truk
Evakuasi hingga saat ini masih berlangsung menggunakan alat berat untuk mempercepat pencarian. Tim SAR juga terus menyisir area terdampak di lokasi longsor Zona 4 TPST Bantargebang, Kota Bekasi. (Knu)