Polisi Dalami Asal Usul 15 Senpi di Rumah Dito Mahendra Temuan KPK
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan. ANTARA/Putu Indah Savitri/aa.
MerahPutih.com - Polri akan melakukan pendalaman terkait asal-usul 15 senjata api (senpi) yang ditemukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah Mahendra Dito Sampurno atau Dito Mahendra.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan menyatakan, pihaknya sudah menerima puluhan senjata api itu dari KPK.
Baca Juga
Deretan Senpi yang Diamankan KPK dari Rumah Dito Mahendra, Mulai dari Glock hingga Laras Panjang
“Untuk 15 senpi yang telah diserahkan KPK ke Polri, Polri saat ini sedang mendalami asal usul senpi tersebut,” katanya di Jakarta, Senin (20/3).
Namun, Ramadhan enggan menjelaskan lebih detail terkait temuan senjata api termasuk jenis-jenis barang berbahaya tersebut.
“Nanti kita jelaskan. Kita tidak menyampaikan sepotong-sepotong, nanti setelah kita mendapatkan hasilnya, kita sampaikan secara komprehensif,” ucapnya.
Ramadhan juga menyebutkan pihaknya akan mendalami dan menyampaikan terkait dengan dokumen dari kepemilikan senjata-senjata yang ditemukan di kediaman Dito apakah resmi atau tidak.
“Nanti kita sampaikan (terkait dokumen senjata),” katanya.
Baca Juga
KPK Geledah Rumah Dito Mahendra Terkait Perkara TPPU Nurhadi
Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah Dito Mahendra terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.
Dari rumah pengusaha muda tersebut, tim penyidik KPK menemukan 15 pucuk senpi berbagai jenis. Mulai dari pistol jenis Glock, pistol S&W revolver, pistol Kimber micro, hingga senapan laras panjang.
"Lima pistol berjenis Glock, satu pistol S&W, satu pistol Kimber micro, serta delapan senjata api laras panjang," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di KPK, Jakarta, Kamis (17/3).
Ali mengatakan, tim penyidik KPK akan mendalami kepemilikan 15 senpi itu, apakah ada kaitannya dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"Karena kita tahu modus TPPU saat ini begitu kompleks," imbuhnya. (Knu)
Baca Juga
KPK Dikabarkan Amankan Belasan Senjata Api dari Rumah Dito Mahendra
Bagikan
Berita Terkait
Operasi Keselamatan Jaya 2026 Berlangsung Hari ini, Sasar Pengendara di Bawah Umur dan Gunakan Gadget saat Berkendara
Orang Dekat Prabowo sebut Isu Polri di Bawah Kementerian Disengaja untuk Melemahkan Presiden
Mantan Ajudan Jokowi Pimpin Humas Mabes Polri
'Gorengan' Saham Bikin IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Bergerak Cari Unsur Pidana
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan