Polisi Buka-bukaan Alasan Tidak Ambil Sampel Ayah Kandung Alvaro untuk Tes DNA

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
Polisi Buka-bukaan Alasan Tidak Ambil Sampel Ayah Kandung Alvaro untuk Tes DNA

Pemakaman Alvaro Kiano Nugroho (6) di Tanah Wakaf Masjid Jami Al Muflihun Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim kedokteran forensik RS Polri Kramat Jati membenarkan tidak mengambil sampel DNA ayah kandung Alvaro Kiano Nugroho (6) saat memastikan identitas korban dari kerangka yang ditemukan di lokasi pembuangan kawasan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kerangka itu akhirnya resmi diindetifikasikan sebagai Alvaro berdasarkan sampel DNA ibunya Arum Indah dan bukti primer struktur gigi bocah yang dinyatakan hilang sejak awal Maret lalu.

“Hasil pemeriksaan DNA dan gigi menunjukkan bahwa kerangka tersebut identik dan dapat dipastikan adalah Alvaro Kiano Nugroho, anak biologis dari saudari Arum Indah Kusumastuti,” kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono, di Jakarta, Kamis (4/12).

Baca juga:

Forensik Sampai Ubek-Ubek Tenjo Cari Rahang Alvaro, Ternyata Vital Ini Alasannya!

Ayah Kandung Alvaro Sedang Tidak Berproses dengan Hukum

Prima juga menjelaskan alasan proses indetifikasi Alvaro tetap sah, meski Tim Forensik hanya memakai satu sampel DNA orang tua korban.

“Kami hanya mengambil DNA dari ibunya. Secara biologis, anak itu 50 persen dari ibu dan 50 persen dari ayah. Karena ayahnya tidak lagi berproses hukum, maka cukup menggunakan DNA ibu,” paparnya, dikutip Antara

Alasan senada disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly dalam kesempatan yang sama.

“Intinya, tim forensik mengambil DNA pembanding dari ibu, dan pencarian ulang di TKP dilakukan untuk memperkuat bukti identifikasi. Dengan adanya gigi, data primernya jadi dua dan kesimpulan lebih kuat,” tandasnya.

Baca juga:

Tes DNA Keluar, Keluarga Bawa Pulang Jenazah Alvaro dari RS Polri

Diberitakan sebelumnya, Alvaro ditemukan dalam kondisi sudah berbentuk kerangka di Kali Cilalay, Bogor, setelah hilang selama delapan bulan sejak 6 Maret 2025.

Kepolisian mengungkap pelaku pembunuhan adalah ayah tirinya, Alex Iskandar (49). Tersangka akhirnya bunuh diri di ruang konseling Polres Jaksel tidak lama setelah ditangkap.

Jenazah Alvaro Kiano Nugroho sendiri sudah dimakamkan di Tanah Wakaf Masjid Jami’ Al Muflihun Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis kemarin. (*)

#Alvaro Kiano Nugroho #Tes DNA #Pembunuhan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Polisi pastikan tes DNA mayat di Pulau Enggano cocok dengan Sukarman, ABK kapal KM Arupadatu I pembawa rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Indonesia
Update Pencarian Jurnalis Hilang, Temuan Jasad Pulau Enggano Dipastikan Bukan Warga Lokal
Basarnas Bengkulu sisir pesisir Enggano cari 5 jurnalis hilang di Selat Sunda. Sampel DNA temuan jasad dikirim ke Pusdokkes Mabes Polri. Cek update-nya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Update Pencarian Jurnalis Hilang, Temuan Jasad Pulau Enggano Dipastikan Bukan Warga Lokal
Indonesia
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Polda Metro Jaya memastikan akan memeriksa pegawai Kejagung Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo, ART eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Indonesia
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
WNA Brunei tewas dianiaya dengan botol kaca di Blok M, Jakarta Selatan. Korban dan pelaku sempat menginap bersama di hotel. Polisi menangkap pelaku MIA tanpa perlawanan
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
Indonesia
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
WNA Brunei MHF tewas setelah pelaku MIA tersulut emosi akibat pesan suara bernada tantangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Bagikan