Polisi Bubarkan Warga yang Nongkrong di Jalan Cegah Penularan Virus COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 23 Maret 2020
Polisi Bubarkan Warga yang Nongkrong di Jalan Cegah Penularan Virus COVID-19

Polisi, Foto: NTMC Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Guna mencegah penyebaran COVID-19, Polda Metro Jaya melakukan patroli skala besar. Operasi dilakukan Minggu (22/3) malam kemarin dan akan rutin dilakukan.

Dalam operasi semalam ada 250 anggota diturunkan dengan mengedepankan jaga jarak atau social distancing saat melakukan sosialisasi. Rute patroli adalah Polda Metro Jaya-Bulungan- Melawai-Blok M-Kemang-Pejaten-Mampang Prapatan-Polda Metro Jaya.

Baca Juga

PDP dan Positif Terus Bertambah, Pemkot Solo Siapkan Rumah Sakit Khusus Tangani COVID-19

"Pelaksanaan patroli gabungan skala besar dilaksanakan agar masyarakat Jakarta lebih peduli, paham dan sadar akan pencegahan virus covid-19 yang semakin meluas di Jakarta," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (23/3).

Dalam operasi, polisi kembali mengimbu warga soal social distancing. Kemudian polisi juga meminta warga yang berkumpul untuk pulang ke rumah masing-masing sambil diberi masker dan hand sanitizer. Bagi mereka yang melakukan tindak pidana seperti memakai narkoba tetap akan diamankan.

"Melakukan imbauan pada masyarakat secara jelas," katanya.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto

Lebih lanjut dia pun merinci, hasil patroli. Di wilayah Bulungan disebutnya sudah tertib. Pedagang Gultik sudah tidak ada dan warga yang nongkrong hanya beberapa orang. Kemudian di Taman Lamandau masih ada yang nongkrong sambil makan dan santai di taman, dapat dibubarkan dengan tertib.

Di wilayah Blok M masih banyak yang nongkrong terutama ojek online, supir taksi dan pedagang makanan jalanan. Mereka yang nongkrong dapat dibubarkan dengan tertib.

Kemudian di Kemang masih banyak yang nongkrong di restoran cepat saji KFC, namun dapat dibubarkan dengan tertib. Sepanjang jalan kafe masih ada juga yang nongkrong tapi diimbau bubar dengan tertib.

"Di Pejaten sepi lancar dan tidak ada yang nongkrong. Di Mampang Prapatan ada tempat biliar yang masih ramai pengunjung dapat dihimbau dan bubar dengan tertib. Team 2 Wil Pusat dan Jakbar patroli di wilayah Gajah Mada masih ada warga nongkrong karena banyaknya makanan kaki lima dan pedagang jalanan, namun secara umum dapat ditertibkan," katanya lagi.

Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal menyebut pihaknya akan dibantu TNI dan Pemerintah Daerah setempat guna membubarkan warga yang masih nongkrong malam hari dalam kondisi merebaknya wabah virus corona atau covid-19.

"Ini yang kami lakukan. Seluruh Polda sudah melakukan operasi khusus. Seluruh Polda dan Polsek juga dibackup tentara dan pemda setempat," kata.

Korps Bhayangkara tidak mau nongkrong malah membantu penyebaran virus corona. Polisi mengatakan akan melakukan tindakan tegas bagi mereka yang ngeyel tidak mau diminta pulang saat nongkrong.

Meski begitu, lanjut Iqbal, pihaknya tetap mengedepankan komunikasi humanis terlebih dulu.

"Polri tidak ingin akibat berkerumun apalagi nongkrong menyebaran virus bertambah. Kami akan melakukan pembubaran bila perlu dengan sangat tegas," katanya.

Baca Juga

40 Ribu APD untuk Tenaga Medis Hadapi COVID-19 Tiba di Balai Kota DKI

Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara khusus penanganan corona, Achmad Yurianto, memaparkan per hari Minggu, 22 Maret 2020 jumlah orang yang terinfeksi virus itu menjadi 514 kasus.

Yurianto menyatakan, data itu dihimpun sampai Minggu siang dari jumlah tersebut bisa diakumulasikan, sebanyak 29 pasien yang sembuh dan 48 meninggal.

"Ada penambahan kasus positif sebanyak 64 orang," kata Yurianto dalam keterangannya. (Knu)

#Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan