Polisi Bubarkan Ribuan Anggota Pesilat yang Berkerumun, 5 Orang Diamankan

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 16 September 2020
Polisi Bubarkan Ribuan Anggota Pesilat yang Berkerumun, 5 Orang Diamankan

Polresta Surakarta, Jawa Tengah membubarkan massa anggota pesilat yang berkerumun di Plaza Manahan, Solo, Rabu (16/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah membubarkan ribuan massa aksi solidaritas anggota pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Plaza Stadion Manahan Solo, Selasa (15/9) malam pukul 22.00 WIB.

Pembubaran massa dilakukan dengan memberikan tembakan peringatan sebanyak satu kali. Polisi juga menangkap lima orang yang dianggap sebagai penggerak massa sekaligus memprovokasi massa.

Baca Juga

75 Juta Jiwa Perlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Luncurkan Program Atensi

Aksi dipicu adanya insiden penyerangan anggota PSHT oleh sekelompok orang tidak dilenal di Jl Slamet Riyadi, Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada Selasa (15/9) pukul 02.00 WIB.

Wakapolresta Surakarta, AKBP Deny Haryanto mengemukakan, massa yang berkerumun di Plaza Manahan jumlahnya mencapai ribuan orang. Mereka semua dari anggota pesilat yang datang dari berbagai daerah, yakni Madiun, Sragen, Wonogori, Yogyakarta, dan lainnya.

"Keberadaan mereka berpotensi menimbulkan gesekan dengan kelompok lain. Mereka datang dari luar Solo dengan cara konvoi menggunakan sepeda motor," ujar Deny, Rabu (16/9).

Polresta Surakarta, Jawa Tengah membubarkan massa anggota pesilat yang berkerumun di Plaza Manahan, Solo, Rabu (16/9). (MP/Ismail)
Polresta Surakarta, Jawa Tengah membubarkan massa anggota pesilat yang berkerumun di Plaza Manahan, Solo, Rabu (16/9). (MP/Ismail)

Polresta Surakarta, kata dia, langsung memberikan tindakan tegas membubarkannya secara paksa dengan tembakan peringatan menggunakan peluru hampa. Tindaka massa berkerumun di tenggah pandemi juga berpotensi menularkan virus COVID-19.

"Kami juga berikan ruang audiensi di Mapolresta Surakarta. Ada lima orang yang diamankan karena dianggap sebagai penggerak massa dan provokator," katanya.

Tobat

Baca Juga Ditegur Tito, Puluhan Petahana Calon Kepala Daerah Langsung

Ia menambahkan setelah dibubarkan massa, polisi langsung menggiring mereka keluar dari Solo. Pembubaran massa berlangsung sampai Rabu dini hari atau pukul 02.00 WIB.

"Kami mengimbau pada massa agar tidak lagi berkerumun dan mengadakan konvoi karena dapat mengganggu ketenangan warga," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Akumulasi tunggakan beserta denda yang harus diselesaikan manajemen Persis mencapai Rp 3,21 miliar sejak 2024 sampai per 13 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Bagikan