Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Bongkar LPG Subsidi Oplosan di Karanganyar, Raup Rp 24 Juta per Hari

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Polisi Bongkar LPG Subsidi Oplosan di Karanganyar, Raup Rp 24 Juta per Hari

Polres Karanganyar membongkar pengoplosan gas LPG bersubsidi pada Senin (6/4). Foto: MerahPutih/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polres Karanganyar berhasil membongkar praktik pengoplosan liquefied petroleum gas (LPG) atau gas elpiji subsidi.

Praktik tersebut dibongkar sebuah gudang di Dukuh Pandakan, Desa Blorong, Kecamatan Jumantono pada Senin (6/2). Polisi menemukan operasi ilegal oplosan gas elpiji yang diduga meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah per hari.

Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan warga tentang aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

“Kami tindak lanjuti laporan itu melakukan penyelidikan dan mendapati gudang penggilingan padi itu digunakan untuk memindahkan isi gas dari tabung gas subsidi 3 kg ke tabung non-subsidi berukuran 12 kg dan 50 kg,” kata Arman, Senin (6/4).

Baca juga:

Timur Tengah Terhambat, Indonesia Beli LPG dari AS dan Australia

Ia mengungkapkan, aksi pelaku tersebut dilakukan dengan cara suntik gas dari tabung subsidi ke tabung non-subsidi. Dari penggerebekan tersebut, polisi menangkap tiga orang masing-masing berinisial S, HS, dan WSP.

“Pelaku S berasal dari Karanganyar, HS dari Surakarta, dan WSP dari wilayah Jatiyoso, Karanganyar. Ketiganya diduga menjalankan praktik pengoplosan dengan metode penyuntikan gas menggunakan selang regulator yang dimodifikasi,” ucap dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata dia, satu tabung 12 kg diisi dari tiga hingga empat tabung 3 kg. Adapun, tabung 50 kg diisi dari sekitar 16 tabung subsidi. Selisih harga antara gas subsidi dan non-subsidi menjadi sumber keuntungan para pelaku.

“Untuk tabung 12 kilogram, keuntungan sekitar 68 ribu rupiah per tabung. Sedangkan tabung 50 kilogram mencapai 312 ribu rupiah,” ujar Arman.

Baca juga:

Bahlil Jamin Stok LPG Pasca-Lebaran Aman, Belasan Kargo Impor Masuk dari Australia

Polisi juga menemukan catatan transaksi yang menunjukkan perputaran uang dalam jumlah besar. Dalam sehari, para pelaku diduga meraup keuntungan hingga Rp 24 juta.

Jika dikalkulasikan, dalam sebulan angkanya bisa menembus sekitar Rp 750 juta. Dalam penggerebekan itu, aparat menyita 457 tabung gas, terdiri dari 268 tabung 3 kg, 181 tabung 12 kg, dan 7 tabung 50 kg.

Selain itu, diamankan pula satu karung segel, 45 selang regulator modifikasi, serta alat timbangan yang digunakan untuk memastikan isi tabung.

Menurut Arman, praktik ini diduga telah berlangsung sekitar satu bulan. Para pelaku memperoleh tabung subsidi dengan membeli dari toko-toko kelontong di wilayah Karanganyar, kemudian mengumpulkannya sebelum dipindahkan ke tabung non-subsidi di dalam gudang.

Baca juga:

Tak Cuma Minyak, Pasokan Gas LPG RI Terkena Imbas Konflik Iran-AS

Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 40 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, atas perubahan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

"Ancaman hukumannya maksimal enam tahun penjara dan denda hingga Rp 60 miliar," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#LPG #Gas LPG 3 Kg #Gas #Kabupaten Karanganyar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Harga Gas Nonsubsidi Bright Gas Turun Rp 4.000 - 8.000 Per Tabung
Harga baru itu merupakan harga jual di tingkat agen Bright Gas di wilayah Pulau Jawa mulai 14 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Harga Gas Nonsubsidi Bright Gas Turun Rp 4.000 - 8.000 Per Tabung
Indonesia
SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Ruang TU dan Kepala Sekolah Ludes Dilalap Api
Kebakaran terjadi di SMPN 2 Karangpandan, Rabu (1/7). Penyebabnya diduga karena korsleting.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Ruang TU dan Kepala Sekolah Ludes Dilalap Api
Indonesia
Ancaman PHK Akibat Harga Gas Industri Naik, PGN Pastikan Turunkan Harga ke USD 13 per MMBTU
Saat ini, kebutuhan gas bumi industri dipenuhi melalui tiga kategori utama, yaitu Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), gas pipa non-HGBT, dan LNG non-HGBT
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Ancaman PHK Akibat Harga Gas Industri Naik, PGN Pastikan Turunkan Harga ke USD 13 per MMBTU
Indonesia
Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri, Juragan Keramik Langsung Batalkan Rencana PHK
Pemerintah memangkas harga LNG sektor industri menjadi Rp208.000 per MMBTU
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri, Juragan Keramik Langsung Batalkan Rencana PHK
Indonesia
Minyakita Bau Solar Juga Ditemukan di Karanganyar, Goreng Singkong Rasanya Pahit
Minyak goreng yang diterima berwarna pekat bau mirip solar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Minyakita Bau Solar Juga Ditemukan di Karanganyar, Goreng Singkong Rasanya Pahit
Indonesia
Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak
Kenaikan harga Pertamax masih menjadi polemik. DPR mengingatkan tarif listrik hingga LPG subsidi ikut terdampak.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak
Indonesia
PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela
Dengan volume cadangan gas Blok Masela, yang sangat besar, kerja sama ini diproyeksikan akan menjaga stabilitas pasokan energi bersih di Indonesia dalam jangka panjang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela
Indonesia
Dolar Terus Meroket, ESDM Pasang Badan Jamin Harga LPG 3 Kg Tidak Naik
Mekanisme impor LPG dan minyak tetap berjalan normal meski kurs rupiah berfluktuasi.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Dolar Terus Meroket, ESDM Pasang Badan Jamin Harga LPG 3 Kg Tidak Naik
Berita Foto
Proyek Penerapan CNG 3 Kg Dipastikan Bukan Pengganti LPG 3 Kg Bersubsidi
Pedagang melakukan bongkar muat tabung gas LPG 3 Kg bersubsidi di Kawasan palmerah, Jakarta Barat, Jum'at (15/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 15 Mei 2026
Proyek Penerapan CNG 3 Kg Dipastikan Bukan Pengganti LPG 3 Kg Bersubsidi
Indonesia
Polisi Bongkar Peredaran 'Pil Koplo' di Karanganyar, 1 Orang Berhasil Diamankan
Polres Karanganyar membongkar peredaran obat keras di Mojogedang, Rabu (13/5). Satu orang diduga bandar berhasil ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Polisi Bongkar Peredaran 'Pil Koplo' di Karanganyar, 1 Orang Berhasil Diamankan
Bagikan