Polisi Bekuk Kawanan Pencuri Bermodus Ban Kempes

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 19 November 2015
Polisi Bekuk Kawanan Pencuri Bermodus Ban Kempes

Ilustrasi Maling (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Kasus pencurian belakangan ini kerap terjadi di Ibu Kota Jakarta. Salah satu kasus mencuat setelah anggota Unit IV Subdit VI Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengamankan lima dari sepuluh tersangka pencurian.

Dalam aksinya, para tersangka menggunakan modus ban kempis atau ban kempes. Kepada polisi, tersangka mengaku telah menjalankan aksi pencurian tersebut sebanyak 29 kali di wilayah Jakarta.

"Tersangka sudah melakukan aksi pencurian dengan modus seperti ini sudah 29 kali, terhitung sejak 23 April lalu," ujar Kepala Sub Direktorat VI Kendaraan Bermotor (Kasubdit VI Ranmor) Ditreskrimum Kompol Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/11).

Kawanan pencuri ini, kata Budi, menyasar dua wilayah Ibu Kota, yaitu Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.

"Polisi agak kesulitan lantaran kurangnya laporan dari para korban. Lima tersangka diamankan setelah laporan pertama (13/11)," paparnya.

Masih kata Budi, dari seluruh tersangka yang berhasil diamankan oleh pihaknya tersebut, ada tiga orang yang merupakan residivis dalam kasus yang sama.

"Pelaku tidak menggunakan kekerasan dalam menjalankan aksinya. Mereka murni melakukan penipuan dengan menggunakan modus ban kempes saja," terangnya.

Untuk diketahui, mencuatnya kasus ini setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat dan diteruskan melalui olah TKP dari beberapa CCTV yang berhasil merekam aksi tersangka.

Tersangka meneriaki korban bahwa mobil korban kepes supaya korban keluar dari mobil. Saat korban keluar tersebut untuk mengecek kondisi ban, pelaku lain mulai melakukan pencurian dari dalam mobil tanpa diketahui korban.

Di tempat yang sama, hal tersebut juga disampaikan oleh Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ferdy Sambo, bahwa masih ada lima orang yang terkait pada sindikat ban kempes ini.

"Tiga orang masih dicari pihak kepolisian dan sudah diketahui lokasinya. Sementara dua orang lagi bertindak sebagai penadah," terangnya.

Bagi setiap pengendara kendaraan roda empat khususnya yang berkendara sendirian, Ferdy mengimbau agar selalu berhati-hati. Kemudian saat memarkir kendaraan di tempat sepi atau rawan tidak meletekan barang berharga di sana.

"Tidak boleh meletakkan barang berharga di dalam mobil ketika diparkir. Apalagi kalau handphone itu kan dapat mengeluarkan cahaya dan bisa memancing setiap pelaku kejahatan. Ingat jangan mudah percaya sama orang yang bilang ban kempes," tutupnya. (gms)

 

Baca Juga:

  1. Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kalangan ABG
  2. Polisi Ciduk Pelaku Penjual Satwa Langka Indonesia ke Luar Negeri
  3. Ledakan Duren Sawit, Polisi Mulai Temui Titik Terang
  4. Polisi Periksa Karyawan dan Warga Terkait Granat di Duren Sawit
  5. Minim CCTV, Polisi Kesulitan Selidiki Kasus Ledakan Duren Sawit

 

#Pencurian Modus Ban Kempes #Pencurian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Kabar buruk menimpa kapten MU! Rumah Bruno Fernandes dibobol maling saat ia bertanding di Liga Champions. Cek kronologi dan detail kerugiannya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Dunia
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Anggur yang dicuri seluruhnya berasal dari 2023 dan mencakup beberapa label paling dicari dari kilang anggur tersebut
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Dunia
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Dua terduga pelaku pembobolan dikatakan berada di antara mereka yang ditangkap.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Indonesia
Panik Kepergok, Maling Rumah Pasar Rebo Bekap Korban Bawa Kabur Potongan Kuping
Aksi sadis maling di Pekayon, Pasar Rebo, Jaktim. Tepergok gasak Rp350 ribu, pelaku nekad bekap dan gigit telinga korban sampai putus lalu kabur!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Panik Kepergok, Maling Rumah Pasar Rebo Bekap Korban Bawa Kabur Potongan Kuping
Dunia
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Indonesia
Ciri-Ciri Mayat Pria Mr X di Gardu Listrik LRT Pancoran: Gondrong Beruban
Korban terakhir terlihat mengenakan sweater biru dan celana jeans. Ciri-cirinya berambut gondrong beruban.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Ciri-Ciri Mayat Pria Mr X di Gardu Listrik LRT Pancoran: Gondrong Beruban
Indonesia
Pria Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Kabel
Polisi menduga pria tersebut masuk ke area gardu untuk mengambil kabel.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Pria Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Kabel
Indonesia
Tidak Bawa KTP, Identitas Pencuri Kabel Gardu Listrik LRT Pancoran Tewas Masih Gelap
Pria tanpa identitas ditemukan tewas di gardu listrik LRT Pancoran, Jakarta Selatan, diduga tersengat listrik saat mencuri kabel.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Tidak Bawa KTP, Identitas Pencuri Kabel Gardu Listrik LRT Pancoran Tewas Masih Gelap
Indonesia
ART di Solo Ditangkap usai Curi Uang dan Emas Majikan Rp 134 Juta, Aksinya Terekam CCTV
ART mencuri uang dan emas majikan senilai Rp 134 juta. Aksinya pun langsung terekam CCTV.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
ART di Solo Ditangkap usai Curi Uang dan Emas Majikan Rp 134 Juta, Aksinya Terekam CCTV
Indonesia
Faktor Ekonomi, Bapak Bawa Bayi Nekat Ngutil Kosmetik Minimarket Mercu Berakhir Damai
Aksi pria membawa bayi mencuri kosmetik di minimarket Mercu Buana, Jakarta Barat, berakhir damai. Polisi sebut barang murah, kasus tak dilanjutkan karena faktor ekonomi pelaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Faktor Ekonomi, Bapak Bawa Bayi Nekat Ngutil Kosmetik Minimarket Mercu Berakhir Damai
Bagikan