Polemik PSI Tolak Kenaikan RKT, Buat Malu Fraksi Lain

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 02 Desember 2020
Polemik PSI Tolak Kenaikan RKT, Buat Malu Fraksi Lain

DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kenaikan rencana kerja tahunan (RKT) anggota DPRD tahun 2021 sebesar Rp888 miliar menjadi polemik di pusaran legislator Kebon Sirih.

Pangkalnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI menginstruksikan untuk menolak kenaikan RKT itu. Mereka sebut hal itu sebagai kenaikan gaji DPRD dalam satu tahun.

Fraksi lain menilai, sejak awal partai yang dikomandoi Grace Natalie telah menyetujui dan tanda tangan. Terlihat jelas Anggara Wicitra Sastroamidjojo telah membubuhkan tanda tangan rencana kenaikan RKT pada 16 November 2020.

Baca Juga:

Golkar Sebut PSI Bohongi Rakyat dan Lecehkan DPRD DKI

Pada Senin, 30 November, PSI DKI menolak adanya rencana peningkatan RKT di 2021.

Dalam APBD tahun 2021, tertulis RKT sebesar Rp888.681.846.000. Anggaran ini mencakup gaji, tunjangan, uang kunjungan, bimbingan teknis, reses, hingga uang sosialisasi.

Jika angka itu dibagi dengan 106, jadi tiap anggota DPRD mencapai Rp8,3 miliar.

PSI berdalih, tidak elok hak-hak anggota dewan DKI mengalami kenaikan di saat pandemi COVID-19. Banyak orang kini sedang kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan pendapatan.

Angka dalam APBD 2021 tersebut melonjak drastis dibandingkan APBD 2020 yang hanya Rp152 miliar per tahun.

Penolakan RKT tersebut membuat sebagian anggota DPRD lain geram. Dewan menganggap PSI tengah mengambil simpati warga dan membuat pencitraan, tapi hal ini malah merusak nama baik anggota Parlemen Kebon Sirih.

DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Asropih)
DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

Wakil Ketua DPRD DKI sekaligus Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) M Taufik kecewa dengan tingkah PSI yang dianggap merusak institusi DPRD.

Betapa tidak, di saat rapat mereka setuju, namun setelah usai pembahasan berkoar-koar ke media. Bahwa mereka tidak setuju dengan keputusan itu.

"PSI setuju dan tanda tangan dalam rapat pimpinan gabungan (rapimgab) RKT DPRD DKI. Tapi, kok malah bicara aneh-aneh menolak di luar. Jangan begitu lah, harus fair. Mau menerima RKT, tapi nama ingin bagus di luar," tegas M Taufik.

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco menegaskan, kenaikan RKT tahun 2021 menjadi Rp888 miliar merupakan nilai yang wajar. Angka ratusan miliar ini nantinya akan digunakan DPRD untuk memperbanyak kegiatan sosialisasi dan kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Pada hakikatnya, legislator DKI memiliki kewajiban menyalurkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil).

Baco pun menganggap PSI telah membohongi rakyat. Lantaran Anggara Wicitra Sastroamidjojo setuju dan tanda tangan saat rapat, tapi setelah pembahasan malah menginstruksikan penolakan.

"Yang tidak wajar adalah yang dilakukan oleh PSI, menipu publik dan melecehkan institusi DPRD," terang Baco.

Baca Juga:

Beredar Video Anggota PSI Merokok saat Rapat Resmi DPRD DKI

Ketika persoalan ini ramai di publik. Tersebar video anggota DPRD Fraksi PSI tengah mengklarifikasi. Video itu salah satunya diunggah akun Twitter @Wisnu_asif.

Terpampang di video itu dua anggota Fraksi PSI, Viani Limardi dan Wiliam Aditya Sarana. Mereka mengaku sangat sedih lantaran ada perbedaan pandangan di fraksinya.

"Beberapa anggota fraksi kami, juga sangat terpukul, merasa sangat dikhianati, merasa sangat dibohongi dan merasa sangat dilecehkan dengan langkah yang diambil oleh fraksi," ujar Viani dalam video berdurasi 2:20 pada Rabu (2/12).

Sebagai satu kesatuan dalam fraksi, ia menyadari kalau dirinya tidak bisa bicara perorangan. Sehingga, langkah apa pun yang sudah diambil fraksi akan ia terima.

William pun merasa malu karena ternyata fraksinya membuat kebijakan lain di luar yang disuarakan. Saking malunya, ia tidak mau berjumpa dengan anggota komisi DPRD lainnya.

Dalam permasalahan kenaikan RKT ini, anggota Komisi A DPRD ini mengaku terjepit. Komisi setuju dengan peningkatan RKT tapi di partai, ia harus menolak rencana ini.

"Mau ditaruh di mana muka saya. Satu sisi saya takut dengan partai, saya anggota partai, saya anggota Komisi A," tegas Wiliam. (Asp)

Baca Juga:

Golkar DKI: PSI Ngibulin Rakyat

#DPRD DKI Jakarta #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Tiket masuk Ancol kini diusulkan gratis. DPRD DKI Jakarta pun buka suara perihal usulan tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Bagikan