Polemik Bandara Belum Usai, Presiden Jokowi Bakal Hadiri Ground Breaking

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Jumat, 04 November 2016
Polemik Bandara Belum Usai, Presiden Jokowi Bakal Hadiri Ground Breaking

(Foto: Dokumentasi Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Pada akhir bulan Oktober kemarin, penyelesaian polemik ganti rugi tanah, baru terselesaikan 55 persen dari seluruh lahan. Sementara peletakan batu pertama (ground breaking) ditargetkan bulan November. Dari hal ini kemudian muncul pesimistis penyelesaian Bandara Baru Yogyakarta atau dikenal New Yogyakarta International Airport akan selesai sesuai target.

Sedianya, penyelesaian ganti rugi dapat terselesaikan pada Oktober 2016. Pada bulan itu pula awalnya ground breaking akan dilakukan. Namun, penyelesaian dan groundbreaking diundur satu bulan, hingga November. Rencana bulan ini pun belum dapat dipastikan tanggalnya.

Mundurnya penyelesaian ganti rugi terkait mendegnya pembayaran atau pencairan. Guna penyelesaian pembayaran tersebut, posko pembayaran ganti rugi dibuka di salah satu kantor desa di Kulonprogo tengah Oktober lalu. Namun, pembayaran pun terpaksa molor.

Pasalnya, warga yang terkena dampak ganti rugi diklaim belum menyelesaikan seluruh administrasinya. Tak kunjung selesainya pembayaran ganti rugi ini kemudian berdampak pada mundurnya groundbreaking.

Sementara itu, General Manager Bandara Adisucipto AP I, Agus Pandu Purnama, menegaskan bahwa pihaknya memperkirakan groundbreaking dilakukan November dengan kehadiran Presiden Joko Widodo.

“Direncanakan RI 1 hadir di ground breaking November ini,” katanya kepada wartawan, baru-baru ini, di Ambarukmo Hotel, Jalan Adisutjipto, Yogyakarta.

Pembangunan bandara baru di Kulonprogo, DI Yogyakarta, ini merupakan proyek besar. Dana yang digunakan sebesar Rp10,5 triliun. Direncanakan, pembangunan awal selesai tahun 2019, dengan indikator penyelesaian landasan sepanjang 3.250 meter. Selanjutnya, akan dilakukan tahap kedua dengan memperpanjang landasan sepanjang 3.699 meter. Sementara luas terminalnya mencapai 130 ribu meter persegi. (Fre)

BACA JUGA:

  1. Pengamat Yakin Jokowi Temui Prabowo terkait Aksi 4 November
  2. Ribuan Massa Lakukan Shalat Jumat di Jalan Merdeka Selatan
  3. Dishub Dikerahkan Untuk Atasi Kemacetan di Kawasan Masjid Istiqlal
  4. Para Demonstran Bagikan Makanan dan Minuman Kepada Warga Sekitar
  5. Aksi 4 November, Pemprov DKI Dapat Ucapan Doa dari Kedubes Sekitar Monas
#Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan