Polda Metro Minta Masyarakat Waspada Kejahatan Siber

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 07 Juli 2023
Polda Metro Minta Masyarakat Waspada Kejahatan Siber

Ilustrasi kejahatan siber. (Foto: Pexels/Tima Miroshnichenko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berpesan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan pada kejahatan siber dengan cara memperkuat literasi digital agar tidak menjadi korban penipuan daring (online).

"Jadi dalam hal ini terjadinya kejahatan penipuan atau kejahatan siber itu adalah kurangnya kewaspadaan kita. Jadi kita harus kuatkan lagi keamanan kita seperti kata sandi ponsel kita, akun-akun media sosial, email dan sebagainya," kata Kepala Sub Direktorat (Subdit) IV Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kompol Ardian Satrio Utomo saat diskusi "Waspada Kejahatan Siber, Masyarakat Harus Bagaimana?" di Jakarta Selatan, Jumat.

Baca Juga:

Pemerintah Prioritaskan Keamanan Siber Dukung Akselerasi Digitalisasi

Ardian Satrio menjelaskan, berdasarkan pengalamannya dalam mengungkap kasus, sebagian besar pelaku kejahatan siber sebenarnya tidak terlalu ahli di bidang digital. Namun, kejahatan itu bisa terjadi karena kurangnya kewaspadaan dan pengetahuan digital para korbannya.

"Untuk kasus-kasus penipuan yang kami hadapi, beberapa kali tidak semua orang yang lakukan penipuan itu adalah orang yang pandai dalam hal siber. Saya rasa lebih banyak kepada keteledoran daripada korban," kata dia.

"Kalau mengikuti berita pengungkapan kasus penipuan online, kalau kita mengacu kepada tempat dan peralatannya itu sangat sederhana," tambah Ardian Satrio.

Ia menambahkan, salah satu modus yang dilakukan pelaku penipuan online bukanlah menggunakan teknologi canggih, melainkan dengan merekayasa atau memanipulasi pikiran korban melalui pembicaraan lewat ponsel atau percakapan melalui pesan singkat.

Baca Juga:

UMKM Masih Jadi Incaran Pelaku Kejahatan Siber

"Jadi saya rasa kejahatan penipuan online itu terjadi bukan karena pelaku jago dalam hal IT (Information and Technology), namun cara mereka memanipulasi, " katanya.

Ardian Satrio juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan jangan mudah percaya untuk melakukan aktivasi atau membuka aplikasi yang berkaitan dengan keuangan atas perintah orang tak dikenal.

"Jadi kita harus bener-bener cek dulu, kita harus confirm dulu kepada platform-platform yang sudah terdaftar oleh negara," katanya.

Sebagai informasi berdasarkan jumlah laporan polisi yang masuk di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya periode Januari-April 2023 terdapat 254 kasus dan kasus terkait penipuan sebanyak 109 atau 43 persen. (*)

Baca Juga:

Pentingnya Minimalisir Serangan Siber Otomotif

#Polda Metro Jaya #Serangan Siber #Media Siber
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Penyisiran juga mencakup pemeriksaan rumah-rumah yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkotika.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Modus operandi pelaku bermula saat AA meminta tolong kepada seorang saksi di perempatan Ciledug untuk memesankan taksi daring.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Indonesia
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di lima lokasi Jakarta pada Rabu (7/10).
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Indonesia
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di dua lokasi Jakarta pada Minggu (4/10).
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Indonesia
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian Sutrimo, ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, murni akibat penyakit jantung iskemik dan tidak ada unsur pidana.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Bagikan