Polda Metro Klaim Street Race Berimbas ke Sepinya Balapan Liar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 22 April 2022
Polda Metro Klaim Street Race Berimbas ke Sepinya Balapan Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Balapan liar di jalanan diklaim sudah tak seramai biasanya.

Polda Metro Jaya menyebut, ajang balap liar khususnya yang kerap terjadi di bulan Ramadan selepas sahur semakin berkurang.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, hal ini merupakan dampak positif dari kegiatan street race atau balap jalanan yang diselenggarakannya sejak awal tahun 2022 ini.

Baca Juga:

657 Pembalap Bakal Bersaing di Street Race BSD

Pasalnya, mayoritas pembalap jalanan memilih mengikuti kegiatan itu karena tak melanggar hukum dan memiliki kompetisi yang jelas.

"Biasanya di bulan puasa habis sahur atau jelang tengah malam ada balapan, nah dibandingkan tahun lalu, sekarang (balapan liar) sangat jauh berkurang," kata Sambodo kepada wartawan di kawasan Tangsel yang dikutip, Jumat (22/4).

Menurut Sambodo, ajang street race kini menjadi wadah bagi masyarakat khususnya remaja yang memiliki hobi dan passion dalam dunia balap.

Sehingga, banyak dampak positif yang ditimbulkan dari ajang street race.

"Kan sebetulnya anak-anak ini punya hobi dan passion untuk balap, tapi tidak punya ruang, sehingga melakukan balap liar yang menutup jalan. Nah, dengan street race, kami berikan space atau ruang bagi mereka," jelas lulusan AKPOL 1994 ini.

Baca Juga:

Siap-siap! Polda Metro Akan Gelar Street Race di BSD 22 April

Sambodo berujar, saat ini pihaknya kembali menggelar ajang street race untuk kali kedua di BSD, Tangerang Selatan.

Berbeda dengan yang pertama diselenggarakan di Ancol pada Januari 2022 lalu, street race di BSD digelar selama tiga hari, mulai tanggal 22-24 April 2022.

Dalam street race di BSD, bukan hanya motor yang bisa mengikuti ajang tersebut.

Kendaraan roda empat juga masuk dalam kategori yang bisa mengikuti balapan.

Sudah lebih dari 600 pembalap jalanan yang mendaftar.

"Kelasnya untuk motor itu sembilan kelas, ada 2 tak, 4 tak, motor bebek sampai sport, juga ada kelas sunmori. Sedangkan mobil itu ada menjadi empat kelas," tutur Sambodo.

Lintasan street race ini akan digunakan saat perlombaan balap motor dan mobil mulai hari ini, Jumat (22/4) mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB.

Street race digelar siang sampai sore dalam rangka ngabuburit dan antisipasi balap liar selama Ramadan. (Knu)

Baca Juga:

Street Race BSD Mengobati Kerinduan Balap Roda Dua Selama Ramadan

#Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan