Polda Metro Jaya Siapkan Skenario Antisipasi Kepadatan Lalin saat Arus Balik Lebaran

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 26 April 2022
Polda Metro Jaya Siapkan Skenario Antisipasi Kepadatan Lalin saat Arus Balik Lebaran

Ganjil genap di jalan Tol Jakarta-Cikampek. (ANTARA/HO-Jasa Marga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Arus balik Lebaran diprediksi bakal menimbulkan masalah baru jika tak diantisipasi. Salah satunya adalah potensi terjadi penumpukkan kendaraan yang bakal masuk ke Jakarta.

Kekhawatiran itu terkait rencana skenario pemberlakuan satu arah (one way) dari Kalikangkung hingga KM 3.500 Halim yang dilaksanakan pada 7-8 Mei 2022 seusai liburan Lebaran.

Baca Juga

Aturan Lengkap PPKM Luar Jawa-Bali Selama Lebaran

Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya pun telah menyiapkan skenario antisipasi kepadatan lalu lintas yang masuk Jakarta saat arus balik Lebaran. Antisipasi dilakukan dari arah Timur menuju Jakarta di Gerbang Tol (GT) Halim seusai liburan Idul Fitri 1443 Hijriah.

"Dengan hanya 13 gardu tidak akan mampu menampung jumlah kendaraan yang akan masuk ke Jakarta," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Selasa (26/4).

Sambodo mengatakan ada beberapa pintu keluar Tol Jakarta arah Cikampek yang dapat dibuka untuk akses keluar kendaraan dari Timur menuju Jakarta. Sehingga diperkirakan dapat mengurangi kepadatan di GT Halim.

Nantinya, pengendara bisa keluar melalui tol melalui Cibatu, Tambun, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Jatiwaringin dan Halim.

"Dipecah-pecah supaya tidak semua kena di Halim," katanya.

Baca Juga

Polisi Pastikan Tidak Ada Penyekatan Mudik Lebaran 2022

Terkait hal itu, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan empat skenario, sebagai berikut:

1. Mengupayakan agar kendaraan di lajur kanan, yang pada kondisi normal digunakan untuk rute Jakarta menuju Cikampek, bisa digunakan untuk kendaraan yang keluar tol dari timur menuju Jakarta.

Skenario tersebut diharapkan bisa mengurangi antrean kendaraan arus balik di GT Halim.

2. Disiapkan untuk memecah kepadatan di GT Halim, yakni menutup GT Cikunir yang menuju Cawang dan mengalihkan arus lalu lintas dari Tol Layang MBZ ke JORR dan Tanjung Priok.

3. Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga untuk menyediakan mobile card reader agar mempercepat transaksi sehingga mengurangi kepadatan di gardu keluar tol.

4. Skenario keempat akan dilakukan apabila antrean kendaraan di GT Halim mencapai lebih dari satu kilometer dengan memberlakukan kendaraan tanpa bertransaksi atau gratis saat melintasi GT Halim.

Selain gerbang GT Halim, Sambodo juga menyebut Tol Halim hingga Cawang berpotensi menimbulkan kepadatan karena penyempitan jalur.

"Ada penyempitan dari empat jadi dua (jalur) ditambah arus yang dari Cibubur di Cawang. Nanti berarti 'contraflow' tetap kami laksanakan seperti biasanya," tutup Sambodo. (Knu)

Baca Juga

Kemenparekraf Bikin 15 Posko dan Bagikan Voucher ke Pemudik

#Dirlantas Polda Metro Jaya #Polda Metro Jaya #Arus Balik Mudik #Mudik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Modus tersebut terungkap setelah polisi menangani kasus TPPO dan memulangkan tiga korban dari Libya.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Indonesia
Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka
Polda Metro Jaya mengungkap peran dua tersangka TPPO WNI ke Libya. Kini, kedua pelaku sudah ditangkap.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Harus Junjung Negara Hukum dan HAM
SETARA Institute menilai pembentukan Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya harus tetap menjunjung prinsip negara hukum, HAM, dan akuntabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Harus Junjung Negara Hukum dan HAM
Bagikan