Polda Metro Jaya Komunikasikan Jadwal Pemeriksaan Penyidik dengan KPK
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.
MerahPutih.com - Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sudah berkomunikasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait rencana pemeriksaan penyidik komisi antirasuah. Sebab, polisi tak bisa seenaknya memeriksa penyidik KPK.
"Nanti dari hasil komunikasi akan kami sampaikan kepada KPK," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan Jayamarta, di Jakarta, Selasa (5/9).
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk penyidikan atas kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Direktur Penyidikan KPK, Aris Budiman terhadap Novel Baswedan.
Penyidik sudah mengirimkan jadwal pemanggilan kepada penyidik KPK untuk diambil keterangannya. Namun, Adi belum dapat menyampaikan jadwal pemeriksaan terhadap penyidik KPK.
Rencananya, penyidik polisi akan memanggil sebanyak lima orang penyidik KPK. Diharapkan, penyidik KPK dapat memenuhi panggilan penyidik polisi. Keterangan itu nantinya untuk mendukung konstruksi hukum yang dibangun penyidik berdasarkan laporan dari Aris Budiman.
Kelima orang penyidik KPK itu merupakan orang yang mengetahui adanya tulisan dari Novel Baswedan yang dialamatkan ke email milik Aris Budiman.
"Karena pada waktu itu kan Pak Aris Budiman sebagai Dirdik. Nah, orang ini yang berada di lingkungan penyidikan," jelas Adi.
Penyidik polisi belum sampai dalam pemeriksaan saksi ahli. Di mana rencananya penyidik akan memeriksa ahli bahasa.
"Kami masih melakukan pemeriksaan saksi saksi saja. Belum ke ahli," ucap Adi. (Ayp)
Baca juga berita terkait Aris Budiman dan Novel Baswedan di: Kapolri: Aris Budiman Sosok Yang Jujur
Bagikan
Berita Terkait
Susah Dapat Kuota Haji, Bos Maktour: Terpaksa Berangkatkan Jemaah Pakai Furoda
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Mantan Menpora Dito Dipanggil KPK di Kasus Kuota Haji
KPK Ungkap Sudewo sudah Dibidik Sejak 2025, sebelum OTT di Pati
KPK Telusuri Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain dalam Kasus Suap Proyek DJKA Kemenhub
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir