Polda Metro Catat 8.725 Pelanggaran Ganjil-Genap Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024
Antrean kendaraan dari arah Cirebon ke Jakarta keluar melalui Gerbang Tol Subang saat sterilisasi ruas Tol Cipali dalam rangka penerapan satu arah di Subang, Jawa Barat, Selasa (18/4/2023).
MerahPutih.com - Momentum arus mudik dan balik Lebaran 2024 merekam terjadi banyaknya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara.
Buktinya, ribuan pelanggaran lalu lintas terjadi saat arus mudik Lebaran 2024. Khususnya soal aturan ganjil-genap di ruas jalan tol.
Baca juga:
Pengemudi Fortuner Arogan Gunakan Pelat TNI Palsu Tiga Tahun untuk Hindari Ganjil Genap
Hal ini berdasarkan catatan dari Polda Metro Jaya, terutama yang terjadi di jalur Tol Jakarta-Cikampek hingga Kalikangkung.
"Pelanggaran ganjil-genap jumlah total 8.725," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman di Jakarta, Kamis (18/4).
Dari data yang ada, Latif menyebut, pelanggaran ganjil-genap pada saat arus mudik lebaran sebanyak 4.201 pemudik. Sementara, pada arus baliknya mengalami penambahan.
“Tercatat 4.524 pengendara melakukan pelanggaran ganjil-genap saat arus balik,” ujar Latif.
Baca juga:
Libur Lebaran 2024 Berakhir, 26 Jalan di Jakarta Kembali Berlakukan Aturan Ganjil-Genap
Pihaknya telah memberikan pemberitahuan soal pelanggaran lalu lintas yang dilakukan. "Surat konfirmasi langsung dikirim secara online. Melalui SMS, WA, Email," tegasnya.
Menurut Latif, untuk masyarakat yang merasa mendapatkan pesan tersebut dapat menebusnya dengan membayar denda yang tertera dalam surat tilang.
“Baik secara E-Banking yang telah bekerja sama dengan kepolisian maupun secara langsung,” jelas Latif.
Sementara itu, PT Jasa Marga mencatat 1,4 juta kendaraan mulai kembali ke Jakarta pada momentum puncak arus balik Lebaran 2024.
Baca juga:
Ganjil Genap Berlaku Mulai Hari Ini Selama Periode Arus Balik Lebaran 2024
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 48,33 persen jika dibandingkan lalin normal dengan total 939.700 kendaraan.
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Terminal Kalideres Lakukan Ramp Check Bus AKAP, Pastikan Angkutan Nataru Aman
Korlantas Prediksi 2,9 Juta Kendaraan bakal Keluar Jakarta saat Nataru 2026
Raker Kakorlantas Polri dengan Komisi III DPR Bahas Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 2026
Korlantas Polri Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru Berlangsung 20 dan 24 Desember
PSI Tolak Rencana Sistem Ganjil-Genap di Jalan TB Simatupang, Dinilai Bukan Solusi Atasi Macet
Ganjil Genap di Jakarta tak Berlaku, Senin (18/8)
Atasi Macet Jakarta: Sistem Ganjil Genap di 25 Ruas Jalan Akan Dikaji Lagi
Bebas Melintas di Jalur Ganjil-Genap, Penjualan Mobil Hybrid Bisa Melonjak
Pemprov DKI Putuskan tak Berlakukan Ganjil Genap pada Jumat dan Senin
Ganjil-Genap Cuma Berlaku 3 Hari, Masyarakat Tetap Diminta Hati-Hati