Polda Metro Belum Terima Surat Demo ke Kedubes AS
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (MP/Noer Ardiansjah)
MerahPutih.com - Polda Metro Jaya belum mendapat pemberitahuan aksi unjuk rasa oleh sejumlah orang kepada Kedutaan Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (8/12) besok.
"Sampai sekarang kita belum dapat pemberitahuan ada aksi untuk besok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/12).
Meski begitu, polisi tetap menyiapkan pengamanan jika Kedubes AS akan digeruduk massa. "Tetap standby, kita tetap patroli. Selain petugas Pam Obvit yang jaga di kedutaan kita juga tambah anggota patroli untuk mem-backup ke sana," kata Argo.
Dalam pesan betantai yang tersebar di grup Whatsapp, rencananya besok Kedubes AS akan digeruduk sejumlah orang. Mereka menggelar aksi damai 'Darurat Al-Quds/Jerusalem.'
Aksi dilakukan terkait rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk memindahkan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Aksi dimulai dari Kedubes Palestina di Jalan Diponegoro 59 dan berakhir di Kedubes Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan 3-5. (Ayp)
Baca berita terkait Donald Trump lainnya: Kecam Kebijakan Trump, Ratusan Warga NU Bakal Sambangi Kedubes Amerika
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Pandji Pragiwaksono Sindir Ibadah Salat di 'Mens Rea', Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026