Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Agenda WEF 2026 menempatkan sejumlah pemimpin negara, baik presiden maupun perdana menteri untuk menyampaikan pidato.

Namun, alarm kebakaran berbunyi di Davos Congress Center saat berlangsungnya World Economic Forum (WEF) pada Rabu (21/1) malam, ketika Presiden AS Donald Trump berada di dalam gedung tersebut.

Kantor berita Swiss Keystone-SDA melaporkan, kepolisian setempat mengatakan hingga Rabu malam, belum diketahui secara pasti sumber awal kebakaran.

Menurut laporan itu, Trump berada di dalam gedung saat insiden terjadi, setelah menyampaikan pidato pada Rabu (21/1) sore.

Baca juga:

Presiden Bakal Kenalkan Prabowonomics di World Economic Forum

Polisi mengatakan tidak ada korban luka, meskipun petugas damkar, kepolisian, dan ambulans dikerahkan mengingat tingginya tingkat pengamanan acara tersebut.

Insiden itu menjadi insiden kedua terkait kebakaran yang terjadi di Davos pada Rabu malam.

Polisi menyebut sebuah kedai fondue (hidangan khas Swiss) di dekat sebuah hotel juga dilaporkan terbakar, sehingga memicu evakuasi sementara para tamu hotel.

Polisi memastikan tidak ada korban luka dalam kebakaran tersebut.

Presiden AS Donald Trump ingin memperjelas kepada dunia bahwa kebijakannya efisien dan berhasil, kata kepala Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, pada Rabu.

"Presiden Trump percaya bahwa dia dapat membantu dunia memahami efektivitas dan keberhasilan kebijakannya," kata Hassett kepada Bloomberg.

Pemimpin AS itu ingin meluruskan fakta agar masyarakat dapat melihat apa yang dibutuhkan untuk memperoleh perekonomian yang tangguh, kata Hassett.

"Dan kami berharap setiap negara yang hadir di sini dan setiap orang yang terwakili di sini mendengarkan," imbuhnya.

#World Economic Forum #Donald Trump #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Prospek tersebut berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Dunia
Main Duit, Donald Trump Janjikan Rp 88 Juta untuk Setiap Warga Dewasa AS kalau Partai Republik Menang Pemilu Paruh Waktu
Trump menyampaikan janji itu dalam pidatonya di konvensi Partai Republik yang untuk pertama kalinya digelar di tengah masa jabatan presiden.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Main Duit, Donald Trump Janjikan Rp 88 Juta untuk Setiap Warga Dewasa AS kalau Partai Republik Menang Pemilu Paruh Waktu
Dunia
Trump Kembali Bikin Geger, Islandia Protes Peta yang Gambarkan Wilayahnya Milik AS
Donald Trump kembali memicu kontroversi setelah mengunggah sebuah peta yang menggambarkan Islandia dan sejumlah wilayah lain berada di bawah bendera AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Trump Kembali Bikin Geger, Islandia Protes Peta yang Gambarkan Wilayahnya Milik AS
Bagikan