Pemerintah Bantah Daya Beli Melemah, Hanya Pindah Pola Konsumsi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 26 menit lalu
Pemerintah Bantah Daya Beli Melemah, Hanya Pindah Pola Konsumsi

Menembus Gelap, Mengais Rezeki: Cerita Perjuangan Pedagang Pasar Kebayoran Lama

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Daya beli masyarakat saat ini diklaim tidak melemah, melainkan bergeser seiring perubahan pola konsumsi dan transformasi struktur perekonomian nasional.

Daya beli masyarakat itu tidak melemah, hanya bergeser. Perekonomian kita itu sekarang bertransformasi,

kata Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo pada program CNBC Indonesia Power Lunch dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (7/11).

Sejumlah sektor usaha industri tradisional yang belum menjadi tulang punggung penyerapan lapangan kerja mengalami tekanan, namun aktivitas ekonomi bergeser ke sektor lain yang berkembang.

Perubahan pola belanja rumah tangga, kata ia, perlu dipahami oleh pelaku usaha agar dapat menyesuaikan strategi bisnis dan melakukan transformasi menghadapi dinamika perekonomian.

Baca juga:

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot

Ia menambahkan pergeseran konsumsi tersebut turut mempengaruhi perkembangan berbagai sektor usaha, sehingga pemerintah dan dunia usaha perlu bersama-sama mengantisipasi perubahan struktur ekonomi.

Beberapa sektor usaha industri tradisional yang belum menjadi tulang punggung penyerapan lapangan kerja, itu drop, tapi bergeser ke tempat lain. Rupanya memang terjadi pergeseran konsumsi dan pergeseran pola belanja dari rumah tangga. Ini perlu dipahami oleh para pelaku usaha, dan kemudian mereka juga harus bertransformasi,

ujarnya.

Perubahan pola konsumsi turut mempengaruhi perkembangan berbagai sektor usaha. Sejumlah sektor industri tradisional, seperti tekstil, produk tekstil, dan alas kaki, menghadapi tekanan. Sementara itu, sektor telekomunikasi, transportasi, serta hotel dan restoran menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi.

Pergeseran tersebut menjadi bagian dari transformasi ekonomi yang perlu diantisipasi baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha,

tuturnya.

Di tengah perubahan tersebut, aktivitas industri pengolahan nasional secara umum masih menunjukkan kinerja ekspansif. Hal itu tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026 yang mencapai 53,77 atau meningkat dibandingkan September 2026 sebesar 51,93.

Capaian tersebut menunjukkan meskipun sejumlah subsektor menghadapi tekanan, aktivitas industri pengolahan secara keseluruhan masih berada dalam fase ekspansi.

Dengan demikian, penguatan sektor industri tetap menjadi bagian penting dalam upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan nilai tambah perekonomian,

katanya dikutip Antara.
#Daya Beli #Ekonomi Indonesia #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Bantah Daya Beli Melemah, Hanya Pindah Pola Konsumsi
Sejumlah sektor usaha industri tradisional yang belum menjadi tulang punggung penyerapan lapangan kerja mengalami tekanan, namun aktivitas ekonomi bergeser ke sektor lain yang berkembang.
Alwan Ridha Ramdani - 26 menit lalu
Pemerintah Bantah Daya Beli Melemah, Hanya Pindah Pola Konsumsi
Berita Foto
BPS Catat Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III 2026
Rangkaian kereta LRT Jabodebek melintas jalur layang di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 05 November 2026
BPS Catat Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III 2026
Indonesia
Harga Emas Antam Menguat, Cek Daftar Terbaru 5 November 2026
Setelah sempat melemah pada pagi hari, harga emas Antam kembali naik pada pembaruan sore.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Harga Emas Antam Menguat, Cek Daftar Terbaru 5 November 2026
Indonesia
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Hal itu tecermin dari ekspansi sektor manufaktur, surplus neraca perdagangan, serta pertumbuhan ekspor nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Indonesia
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Besaran inflasi yang tercatat yakni 0,22 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Indonesia
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Indonesia
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Pemerintah ingin memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Indonesia
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diukur dari persentase jumlah pencari kerja terhadap total angkatan kerja nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Bagikan